Tuesday 15th October 2019,

Menjaga Budaya, Al-Qur’an Diterjemahkan ke Bahasa Bali

Menjaga Budaya, Al-Qur’an Diterjemahkan ke Bahasa Bali

 

ASWAJADEWATA.COM- Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Managemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Denpasar Bali telah menerjemahkan Al-Quran ke Bahasa Bali. Penerjemahan ini membutuhkan waktu yang relatif lama, sekitar hampir satu tahun pada tahuan 2017

Kebetulan, penulis juga masuk di bagian Tim Penerjemahan Al-Quran ke Bahasa Bali. Tentu dari beberapa pesan diterjemahkannya Al-Quran ke BahasaBali, penulis mengetahui dari apa yang disampaikan oleh pihak Kementrian Agama dan para dosen STAIDenpasar Bali. Ada beberapa pesan yang menjadi tujuan diterjemahkannyaAl-Qur’an ke Bahasa Bali.

  1. Memangprogram dari Kementrian Agama RI
  2. Melestarikanbahasa daerah yang ada di nusantara
  3. Mengenalkanmakna Al-Quran kepada masyarakat yang kental dengan bahasa daerahnya
  4. Menunjukkanbahwa Al-Quran juga bisa dipahami oleh selain umat Islam
  5. Menyampaikan bahwa dari diterjemahkannya Al-Quran ke bahasa daerah, Islam juga mengakui bahasa dan budaya di setiap daerah Nusantara

Demikian (yang penulis ingat) beberapa tujuan diterjemahkannya Al-Quran ke bahasa daerah. Khususnya di Bali, merupakan akulturasi budaya dengan penerjemahan Al-Quran ke Bahasa Bali, yang kemudian mampu mengenalkan makna Al-Quran kepada masyarakat Bali. Karena juga, sebagian umat Islam di Bali memang asli orang Bali sehingga mereka masih kental dengan bahasa Bali-nya. Biasanya, akan lebih menyentuh jika komunikasi dengan bahasa asli seseorang.

Dan Alhamdulillah, pada selama satu tahun 2017 Al-Quran dengan terjemahan bahasa Bali telah terbit dan launching di Jakarta dengan menghadirkan perwakilan Gubernur Bali. Ikut serta sebagai tim penerjemah adalah Jumari, S.P., M.Pd., KH. Ahmad Qasim, dan KH. Anwar Hamid.

(Fikih Muslim Bali)

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »