Tuesday 07th April 2020,

Dokter Handoko Masuk ICU Setelah Ikut Berperang Melawan Corona

Dokter Handoko Masuk ICU Setelah Ikut Berperang Melawan Corona
Share it

ASWAJADEWATA.COM | 

Saat naluri kemanusiaan seseorang tegugah untuk menolong sesama, resiko bahaya bagi dirinya bukan menjadi urutan pertimbangan utama. Seperti yang ada pada diri seorang dokter spesialis paru bernama Handoko Gunawan.

Namun pagi ini, Rabu (18/3) dokter Handoko dikabarkan harus masuk ruang ICU setelah kelelahan berjuang menangani pasien suspect Corona.

Sebelumnya, dokter senior yang bertugas di RS Graha Kedoya dan RS Pantai Indah Kapuk Jakarta ini di usia hampir 80 tahun memutuskan untuk terjun langsung di garis depan melawan pandemi virus ini atas dasar kemanusiaan.

Sejak COVID-19 dinyatakan mulai merebak di Indonesia, Handoko semakin aktif bekerja di rumah sakit tempatnya bertugas. Bahkan beberapa hari terakhir hingga pukul 03.00 dini hari.

Sepak terjang Handoko mendapat simpati dari masyarakat luas setelah sebuah akun facebook mengunggah status tentangnya pada hari selasa (17/3). berikut unggahannya itu;

“Boleh tolong bantu juga doakan salah satu dokter yg handle covid dokter Gunawan ahli paru di Graha Kedoya usia sdh mendekati 80. Saat ini beliau terus kerja sampai jam 3 pagi. Anak anaknya udah saranin jgn ikut terjun krn sudah tua tp katanya kalau dia mati jg gpp,” tulis sang pengunggah.

Status itu sontak mendapat reaksi simpati netizen dengan memberi komentar doa dan dibagikan ulang sebanyak 6000 kali.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, FISR, membenarkan cerita tentang dr Handoko ini.

“Iya dokter paru. Anggota PDPI Jakarta,” kata dr Agus pada Rabu (18/3/2020) dilansir dari detik.com.

Dokter Agus juga mengungkapkan bahwa setiap dokter paru di setiap rumah sakit baik RS rujukan maupun tidak menjadi garda terdepan untuk menerima pasien suspect COVID-19.

Penulis: Dadie W. Prasetyoadi

sumber: Detik Health

 

Leave A Response


Translate »