Saturday 11th July 2020,

Kasus Kampung Jawa, Gubernur Koster: Jangan Didramatisir dan Dipolitisir

Kasus Kampung Jawa, Gubernur Koster: Jangan Didramatisir dan Dipolitisir
Share it

ASWAJADEWATA.COM

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, kasus kerumunan massa di Kampung Jawa jangan dipolitisir. Selain itu, kasus tersebut jangan didramatisir.

Hal itu dikatakan Wayan Koster, Selasa (26/5) menanggapi pergumulan massa di Dusun Wanasari Kampung Jawa, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar dalam keterangan pers yang diterima metrobali.com.

” Saya menghimbau kepada semua pihak agar tidak mendramatisir dan mempolitisir peristiwa tersebut, dan tidak perlu mengait-ngaitkan dengan Upacara Ngaben di Desa Sudaji Kabupaten Buleleng, karena riwayat dua peristiwa tersebut memang berbeda,” tegas orang Nomor 1 di Bali ini.

Berkenaan dengan munculnya kasus kerumunan massa yang melanggar protokol kesehatan dan berpotensi penyebaran COVID-19 di Dusun Wanasari Kampung Jawa, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar, Gubernur Koster menjelaskan bahwa terjadinya kerumunan massa pada tanggal 23 Mei 2020 pada saat malam takbiran merupakan peristiwa yang bersifat spontan dari anak-anak muda di wilayah tersebut.

Gubernur kelahiran desa Sembiran Buleleng ini menegaskan bahwa anak-anak muda yang ikut dalam acara tersebut sudah menyampaikan permohonan maaf melalui video kepada aparat penegak hukum dan  masyarakat.

Ia mengatakan kasus ini sedang diproses. Pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Denpasar telah melakukan proses dengan memanggil sejumlah orang yang terlibat dalam acara tersebut untuk dimintai keterangan, dan proses ini harus Kita dukung bersama-sama.

Sebagai Gubernur, pihaknya meminta kepada semua pihak agar tidak mengeluarkan pernyataan yang memojokan atau menyalahkan Aparat Penegak Hukum dan Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, karena Aparat penegak hukum telah bekerja dengan baik, sangat kooperatif, dan mendukung kebijakan Gubernur selaku Ketua Gugus Tugas dalam penanganan COVID-19 di Bali.

“Berkat sinergi, koordinasi, dan kerjasama yang baik tersebut, penanganan COVID-19 di Provinsi Bali dapat berjalan dengan disiplin, tertib, dan aman,” kata Gubernur Koster.

Dikatakan, dalam penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, yang telah menunjukkan hasil semakin baik, pihaknya menghimbau agar semua pihak secara bersama-sama membangun suasana yang kondusif dengan tidak saling menyalahkan.

“Jangab membuat polemik yang membuat suasana semakin gaduh, tetapi justru harus mengembangkan sikap dan aksi nyata dengan semangat gotong-royong, bersama-sama Pemerintah dan masyarakat, agar pandemi COVID-19 bisa berakhir sesuai harapan Kita semua, ” tandas Gubernur Bali yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu. (balinetizen.com)

 

Leave A Response


Translate »