Tuesday 15th October 2019,

Kemuliaan Wanita Tak Ternilai Oleh Harta

Kemuliaan Wanita Tak Ternilai Oleh Harta

ASWAJADEWATA.COM – Perhatian publik saat ini sontak dibuat terarah kepada satu titik dengan tersiarnya kabar tentang kasus prostitusi online yang diduga dilakukan oleh seorang model dan artis dengan nilai tarif yang cukup mahal berkisar 80 juta dalam pandangan masyarakat umum ini merupakan nilai yang cukup besar. Seorang artis dalam pandangan masyarakat adalah publik figur yang dikenal khalayak orang banyak melalui stasiun televsi berupa, sinetron, film, iklan dan lain sebagainya.

Adanya kasus seperti ini menjadi perhatian besar dimasyarakat bukan hanya itu, jagad maya pun dibuai dengan alunan guyon, heran, bahkan sampai stigma negatif. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi kembali, dikarenakan tahun-tahun sebelumnya pasalnya melibatkan beberapa artis yang dengan tarif kencan bukan hanya jutaan, melainkan puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah dengan adanya seorang mucikari yang berperan sebagai pelindung dan perantara mereka.

Perlu diketahui, bahwa perempuan memiliki ruang tersendiri untuk menjadi diskusi menarik dengan keistimewaan dan keunikan yang melekat pada dirinya. Sayangnya, potensi ini lebih dimanfaatkan dalam dunia komersial, seperti majalah, tabloid, iklan, SPG, helper, dan berbagai media lainnya yang hanya menjadikan sosok perempuan sebagai sosok persuasif untuk menghipnotis perhatian masyarakat.

Sehingga kondisi ini dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menjadi daya tarik sendiri, bukan hanya itu, malah dimanfaatkan pada sisi ruang negatif yang berdampak pada pelanggaran nilai etika di masyarakat.

Yuyung Abdi seorang jurnalis mengatakan bahwa body, performance, place, dan identity menentukan harga perempuan dalam dunia prostitusi. Nilai tertinggi penjual jasa seks tidak selalu berdasar fisik tubuh,, tapi status, dan popularitas yang melekat pada fisiknya. Pelacur tidak hanya menjual tubuh, tapi justri menjual symbol/status yang melekat pada tubuhnya.

Sesungguhnya jika perempuan menyadari betapa tidak ternilainya kehormatan seorang perempuan bila dibandingkan dengan harta atu perhiasan yang paling mahal sekalipun didunia ini. Sebagai perumpamaan bahwa kalau harta seseorang hilang, maka dia berharap hartanya kembali atau diganti. Berbeda ketika kehormatan seorang perempuan yang hilang, maka dia tidak akan bisa kembali lagi.

Dengan demikian, Islam pun memberikan predikat yang istimewa terhadap perempuan, melalui pesan yang disampaikan oleh Kanjeng Nabi saw. “Seluruh dunia adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad).

Oleh: Syahrial Ardiansyah
Alumni Pon Pes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo – Jatim

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »