Wednesday 18th September 2019,

PW IPNU-IPPNU Bali Bacakan Yasiin dan Tahlil Untuk Sang Ulama Legenda

PW IPNU-IPPNU Bali Bacakan Yasiin dan Tahlil Untuk Sang Ulama Legenda

ASWAJADEWATA.COM – Selepas sholat Isya’ para pengurus PW IPNU-IPPNU Bali bacakan rangkaian Yasiin dan Tahlil untuk mendoakan arwah KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang wafat menjelang subuh hari ini di Kota Makkah Al Mukaromah (6/8).

Rencana acara Tahlil ini digagas spontan oleh Rekanita Eka Suci Fitriani ketua IPPNU sejak siang hari setelah mendapat kabar wafatnya ulama besar panutan seluruh warga Nahdliyin tersebut, dengan menghubungi kader-kader IPNU-IPPNU yang tergabung dalam kepengurusan Pimpinan Wilayah Bali.

Sekitar dua puluhan kader pengurus terlihat dengan khusyuk membacakan surat Yasiin dan Tahlil dipimpin oleh Rekan Khalilurahman yang juga adalah wakil ketua PW IPNU Bali.

Dari pantauan aswajadewata.com didapati bahwa hari ini hampir seluruh situs online dipenuhi dengan berita wafatnya pendiri PP Al Anwari Sarang Rembang Jateng KH. Maimoen Zubair yang cukup mengejutkan. Ini menunjukkan bahwa sosok almarhum Mbah Moen, begitu beliau biasa disapa, sangat spesial di hati masyarakat Indonesia.

Mbah Moen sempat mengunjungi Sayyid Ahmad Bin Muhammad Al Maliki putera dari mendiang guru beliau

Peran Mbah Moen dalam menengahi dan mendamaikan setiap gejolak keumatan khususnya warga NU telah terbukti turut berhasil menjaga stabilitas hubungan sosial antar masyarakat dalam beberapa dekade ini. Keteguhannya dalam mendahulukan keutuhan NKRI sudah dikenal luas.

Maka tak heran dalam status di media sosialnya untuk mengenang Mbah Moen, KH Mustofa Bisri menulis, “Tokoh pendamai yang menyukai perdamaian itu kini telah damai di sisi Zat yang Maha damai. Meninggalkan kita yang belum selesai dengan urusan dunia ini, dengan membawa segudang ilmu, akhlak, dan kearifan beliau.”

(dad)

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »