Saturday 11th July 2020,

Ramadhan 1441 H, Disemarakkan Kajian Kitab Kuning Online dari Para Ulama NU

Ramadhan 1441 H, Disemarakkan Kajian Kitab Kuning Online dari Para Ulama NU
Share it

ASWAJADEWATA.COM | 

Ditengah pembatasan jarak sosial akibat penyebaran Covid-19 memberi angin baru bagi Kiai, Santri dan pesantren se Nusantara. Tiga pekan terakhir, Wajah Kiai, Ustad, Guru Ngaji dan Santri- Santri tersebut ramai di media sosial dan laman YouTube.

Melakukan kajian kitab live streaming, mereka membuka berbagai macam kitab kuning mulai Fiqh, Tafsir, Tauhid, Hadist, Tasawuf hingga filsafat. Tak tanggung-tanggung, pengajian- pengajian tersebut berlangsung hampir setiap jam, mulai subuh hingga usai tarawih.

Sejumlah nama besar di Nahdlatul Ulama pun ikut mengisi pengajian kitab kuning secara langsung via daring.

Beberapa nama Kiai dan Guru Ngaji yang bisa kita ikuti pengajiannya ini seperti yang dimuat di  laman Qolama.com antara lain

  1. KH. Said Aqil Siradj – Pengajian Qasidah Burdah
  2. KH. Musthofa Bisri- Kitab Akhlak Al Muslim
  3. KH. Marzuki Mustamar – Kitab Ihya Ulumuddin, Mukhtarul hadis
  4. KH Idris Sholeh – Kitab Ma Ladzatul ‘Aisy
    KH. Misbahul Munir – Kitab Durratun Nasihin
  5. KH. Jamaluddin F Hasyim – Kitab Ithaf Ahlil Islam Bi Khususiatis Shiam
  6. KH. Ahmad Shodiq – Ngaji Kerajaan Sumenep
  7. KH. Qosim Arysadani shomad – kitab qomi at-tughyan
  8. Gus Ulil Abshar Abdalla – Ngaji Pasanan: (1) Al-Munqidz Min al-Dlalal (halaman 85) dan (2) Ihya’ Ulumiddin (halaman 999), keduanya karya Imam al-Ghazali
  9. Gus Imad – Kitab Nashoibul Ibad
    Gus Hasyid – Kitab Annurul Mubin
  10. Gus Khotibul Ulam – Kitab Shumu Liru’yatihi wa Afthiru Li Ru’yatihi
  11. Gus Abdul Moqsith Ghazali – Tafsir Al-Wasith dan
  12. Ustdz Nur Rohmad – Kitab aqidatul awam

Daftar nama di atas hanya beberapa saja dari sekian banyak Kiai, ustad, Santri dan guru ngaji yang membuka pengajian streaming online ini. Tidak hanya di Jawa tapi merata dari Aceh sampai Papua.

Sementara itu di Bali sebagaimana pantauan aswajadewata.com semua akun-akun sosmed Nahdlatul Ulama Bali juga marak dengan kajian online dari Rais Syuriah PWNU Bali KH. Noor hadi Al Hafidz pengasuh PP Raudlatul Huffadz Kediri, Tabanan. Hingga para dai muda aswaja pulau Dewata di semua platform. Belum terhitung program tadarus dan talk show ngabuburit live streaming yang disiarkan di akun YouTube Aswaja Dewata Channel.

Antusiasme netizen NU Bali terlihat dari banyaknya peminat tayangan-tayangan tersebut yang berlangsung rutin mewarnai Ramadhan ditengah situasi pandemi saat ini.

Penulis: Dadie W. Prasetyoadi

 

 

Leave A Response


Translate »