Tuesday 15th October 2019,

Reaksi Cepat GAPKI Dukung Kualitas Pendidikan

Reaksi Cepat GAPKI Dukung Kualitas Pendidikan

ASWAJADEWATA.COM | Keikutsertaan pemerhati pendidikan dari sektor ekonomi swasta saat ini sangat terasa dampaknya terhadap kemajuan kualitas pendidikan di daerah. Kepedulian para pengusaha perkebunan kelapa sawit yang terhimpun dalam Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) akan kebutuhan masyarakat di sekitar lahan pekebunan di desa Sungai Enau Kubu Raya, Kalbar ditunjukkan dengan membantu proses renovasi sekolah Ma’had Nurul Islam disana.

Kolaborasi GAPKI dengan Nahdlatul Ulama, khususnya NUCare-Lazisnu yang telah terjalin lama dalam setiap kegiatan aksi sosial di seluruh Indonesia kali ini menyasar bidang pendidikan. Hal ini sesuai dengan kebijakan program CSR GAPKI yaitu, “Melalui Pendidikan Membangun Bangsa”.

Sambutan Ketua NUCare-Lazisnu Bali (H. Ekky Rezal)

Seperti diungkapkan oleh H. Ekky Rezal S.E selaku Ketua NUCare-Lazisnu Bali pada acara peresmian gedung baru sekolah Ma’had Nurul Islam, Rabu (9/10). Dikatakannya bahwa sudah beberapa kali NUCare-Lazisnu Bali dan GAPKI terlibat bersama dalam aksi-aksi penanggulangan bencana di beberapa tempat di Indonesia, dan berjalan dengan baik. Bahkan di desa Obel-Obel Lombok Timur mereka berhasil membangun sebuah Masjid yang bernama Shirojuttholibin diperuntukkan bagi masyarakat disana.

Para guru dan siswa Ma’had Nurul Islam Desa Sungai Enau, Kubu Raya, Kalbar

Selain hal itu, dalam kesempatan tersebut H. Ekky juga memotivasi para undangan yang hadir untuk menatap masa depan dengan lebih bersemangat.

“Saya berharap dengan menempati gedung sekolah yang baru ini, anak-anak dapat lebih nyaman belajar sehingga nantinya akan dapat melahirkan para pemimpin dari desa ini. Bisa saja suatu saat ada yang bisa menjadi Presiden seperti Pak Jokowi.” ujarnya.

Dia juga menceritakan proses bagaimana renovasi ini dapat terlaksana. “Ketika saya datang pertama kali melihat kondisi bangunan sekolah ini untuk proses assesmen sangat terkejut. Benar-benar memprihatinkan sampai saya nggak bisa menceritakan kepada pihak GAPKI. Saya hanya bilang bahwa kondisi sekolah seperti yang bisa kita lihat di film ‘Laskar Pelangi’,” jelasnya di hadapan para tamu undangan.

“Akhirnya Pak Joko Supriyono Ketua Umum GAPKI menyetujui pendanaan renovasi sekolah ini dan langsung dikerjakan tanpa menunggu waktu lama,” tambah H. Ekky.

Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono turut menambahkan bahwa bantuan renovasi yang diberikan kepada Ma’had Nurul Islam tersebut merupakan salah satu kegiatan sosial yang ada di GAPKI.

“Hal ini merupakan kegiatan sosial yang dilakukan oleh GAPKI, jadi memang punya kerjasama dengan NU melalui kegiatan sosial, dan ini sesuai dengan kebijakan Bapak Gubernur,” ucapnya.

Bangunan sekolah baru yang siap digunakan

Renovasi gedung Ma’had Nurul Islam ini berjalan hanya kurang dari tiga bulan dengan mengikutsertakan partisipasi seluruh warga desa Sungai Enau yang dengan sukarela turut membantu proses pengerjaannya. Mereka sangat senang dan bersyukur atas keberadaan bantuan dari GAPKI tersebut. (dad)

 

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »