Wednesday 16th October 2019,

Seni Mencintai dari Habibie

Imriatun Muchlisoh September 13, 2019 Hikmah No Comments on Seni Mencintai dari Habibie
Seni Mencintai dari Habibie

ASWAJADEWATA.COM | Hidup ini memang tidak lepas dari cinta. Ujian pertama yang didapat oleh Adam dan Hawa ketika di bumi yaitu kesabaran akan mencari cinta. Namun bagaimana mendapatkan cinta? dan bagaimanakah bentuk cinta?. “Cinta bukan suatu kejadian melainkan sebuah seni,” kata Erich Fromm seorang psikolog sosial sekaligus sosiolog asal Jerman.

Menurutnya seseorang harus belajar dan mempraktekkannya untuk mengenal apa itu cinta. Fromm melihat cinta lewat sudut pandang ‘Bagaimana cara mencintai, bukan tentang apa yang dicintai’.

Berbicara tentang cinta dan cara mencintai, mengingatkan kita kepada sosok presiden Republik Indonesia ke-3, Bachruddin Jusuf Habibie yang baru wafat. Habibie adalah sosok laki-laki yang senantiasa mencintai pasangannya sepanjang hidup, yaitu Hasri Ainun Besari atau kerap di sapa Ainun. Ainun seorang perempuan istimewa dalam perjalanan hidup Habibie. Ainun selalu menjadi pendukung setia setiap langkah Habibie. Mereka saling mendukung dan mendoakan sepanjang usia. Habibie mengalami keterpurukan ketika Ainun menghembuskan nafas terakhir akibat kanker Ovarium yang dideritanya. Namun hal tersebut tidaklah membuat cinta Habibie terhadap Ainun pupus dan memudar.

Sepeninggal Ainun, Habibie selalu menyertakan do’a untuknya dalam setiap sujudnya maupun saat mengunjungi pusara Ainun di TMP Kalibata. Hingga pada saatnya tiba, Tuhan mengizinkan mereka untuk kembali bersatu dalam pelukan-Nya. Mereka, Habibie dan Ainun, insan Tuhan yang senantiasa saling mencintai layak menjadi contoh cinta sejati bagi generasi pada zaman ini. Jika pewayangan memiliki Rama dan Shinta, Italia memiliki Romeo dan Juliet, maka Indonesia memiliki Habibie dan Ainun.

Seperti kisah cinta mereka, sudahkah kita temukan cinta sejati?

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »