Monday 30th March 2020,

Warga Bali Patuhi Himbauan Gubernur untuk Diam di Rumah

Warga Bali Patuhi Himbauan Gubernur untuk Diam di Rumah
Share it

ASWAJADEWATA.COM | 

Kebijakan Pemprov Bali untuk meniadakan segala kegiatan di luar rumah bagi seluruh warganya sehari setelah pelaksanaan Hari Raya Nyepi, Kamis (26/3) mendapat respon positif dari masyarakat. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Himbauan Gubernur Bali Nomor 45/satgascovid-19/III/2020, tanggal 23 Maret 2020 yang disampaikan ke masyarakat sebelumnya.

Menurut pantauan Aswajadewata.com, sebagian ruas jalan utama di Denpasar terlihat masih lenggang, termasuk masih tutupnya semua pertokoan dan perkantoran yang ada di sepanjang jalan.

Pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi, yang memang khas dilakukan oleh umat Hindu Bali, juga dengan sukarela diikuti oleh warga umat lain dengan tujuan untuk menghormati ritual umat Hindu.  Momentum tersebut digunakan oleh Pemprov sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Dimana diketahui bersama bahwa cepatnya penularan wabah ini sangat ditentukan oleh kegiatan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari seperti kegiatan di dalam pasar, mall, Restauran dan Caffee, dan kegiatan-kegiatan lain yang berpotensi melibatkan orang banyak. Sebagai daerah pariwisata dunia, Bali otomatis menjadi salah satu daerah yang beresiko tinggi.

Tentu saja kebijakan ini mendapat tanggapan beragam, namun secara umum sebagian besar masyarakat Bali mematuhinya karena tidak jauh berbeda dengan saat melaksanakan Nyepi. Bahkan hal tersebut dijadikan kesempatan bagi mereka untuk berkumpul dengan keluarga terdekat di rumah, sekaligus tindakan isolasi mandiri mengurangi resiko tertular Covid-19.

Pelaksanaan Nyepi seperti biasa memang menyisakan udara yang terasa sangat bersih, ini disebabkan oleh jauh berkurangnya polusi udara oleh asap kendaraan yang lalu lalang, serta menumbuhkan ketenangan psikologis masyarakat. Dalam kondisi sekarang, kebijakan Pemprov Bali ini ada baiknya menjadi referensi bagi daerah lain untuk dapat diterapkan di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu langkah efektif memutus rantai penyebaran virus.

Penulis: Dadie W. Prasetyoadi
Editor: Muhammad Muhlisin

1 Comment

  1. Om aming March 26, 2020 at 2:57 pm

    Semoga krisis Korona ini cepat selesai dan Kita bisa balik beraktivitas spt biasa lagi.

Leave A Response


Translate »