Thursday 02nd July 2020,

Pilihan Politik Adalah Hak yang Dijamin Negara

Pilihan Politik Adalah Hak yang Dijamin Negara
Share it

ASWAJADEWATA.COM – Kontestasi politik dalam negeri Indonesia mendekati saat-saat puncak pada awal tahun 2019 ini. Berbagai issue tentang dua paslon Presiden beserta wakilnya bermunculan menghiasi laman-laman berita online populer tanah air, entah berita itu benar atau tidak. Kondisi ini mengundang atensi masyarakat yang begitu antusias mengikutinya melalui media online dengan berbagai plattform populer yang tentu sangat diuntungkan.

Sayangnya perilaku netizen dalam bermedia sosial ini kurang dibarengi dengan kesadaran bahwa pesta demokrasi ini akan berlangsung secara berkala selamanya setiap 5 tahun sekali selama peraturan konstitusi tidak berubah.

Pileg dan Pilpres tahun ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan proses  politik setiap warga negara yang seyogyanya dilalui dengan sukacita dan damai.

Namun yang terjadi saat ini malah sebaliknya, sangat terasa kondisi sosial masyarakat terganggu dengan hal ini, ditambah lagi kurangnya pemahaman sebagian masyarakat tentang teknologi informasi yang membuat mereka mudah terpedaya oleh rekayasa media seperti foto & video yang dibuat oleh sebagian pihak tak bertanggung jawab dengan maksud menciptakan perselisihan antar pendukung paslon. Belum lagi bermunculannya akun-akun siluman (bodong) di media sosial yang memainkan opini netizen didukung dengan dana logistik yang kuat, sehingga dapat menerapkan teknologi canggih dalam menyebarkan berita dengan dampak yang luas dan efektif.

Situasi yang sedang berlangsung ini sangat rawan disusupi kepentingan global yang sudah diketahui bersama sedang memainkan perannya di berbagai belahan dunia dengan memakai issue-issue ras dan agama yang terbukti sangat mudah dan efektif meluluh lantakkan sebuah bangsa hingga nyaris tak berbekas, hanya menyisakan puing-puing kehancuran dan cerita derita rakyatnya yang berkepanjangan.

Tujuan pesta demokrasi yang adalah untuk memperbaiki tingkat kehidupan dan membangun peradaban sebuah bangsa menjadi lebih baik bahkan menjadi absurd dan berubah menjadi sumber kehancuran peradaban itu sendiri, sangat ironis bukan?

Hendaknya bangsa ini segera membuka hati, pikiran, dan matanya serta menyimak apa yang sedang terjadi, apapun pilihan setiap warga yang dijatuhkan telah dijamin sebagai hak masing-masing individu oleh negara melalui undang-undang dan konstitusi. Jadi biarkanlah masing-masing kita menikmati hak itu dengan sukacita tanpa rasa waswas dan tertindas, bebas dari segala intimidasi pihak-pihak yang berbeda pendapat sesuai dengan keinginan, keyakinan dan kebebasan dalam menentukan pilihan.

Mungkin tulisan ini terkesan idealis, tapi tidaklah mustahil untuk menciptakan kondisi ideal tersebut mengingat bangsa Indonesia memiliki track record yang cukup baik dalam mengelola perbedaan melalui ideologi Pancasilanya, dan sangat berhasil membangun peradaban multi etnis terbesar yang tak dapat ditandingi oleh negara manapun di muka bumi ini.

(Dadie)

Leave A Response


Translate »