ASWAJADEWATA.COM Salah satu bentuk kemukjizatan Al-Qur’an adalah pilihan diksinya yang bukan saja tepat dan akurat, tapi juga mengandung hikmah. Allah itu Sang Maha Halus, sekaligus Sang Maha Penyayang, maka firman-Nya pun merefleksikan asma-Nya ini. perintah puasa Sebagai contoh, pernahkah terpikir di benak kita kenapa perintah berpuasa diberikan dalam bentuk kalimat pasif (fi’il mabni majhul), yaitu “kutiba”? يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [...]