Saturday 28th November 2020,

Ansor Kuta Utara dan Polres Badung Melawan Terorisme

Ansor Kuta Utara dan Polres Badung Melawan Terorisme
Share it

ASWAJADEWATA.COM | Maraknya aksi terorisme yang terjadi sering dengan cara meledakkan bom di tempat-tempat keramain massa. Hal ini perlu diantisipasi oleh semua masyarakat, agar dapat mengetahui gelagat atau tanda-tanda teroris ketika hendak beraksi.

H. Aap Syafrudin M, Ketua PCNU Badung (berjaket Banser)

Menyikapi antisipasii teror tersebut, PCNU Ansor Kuta Utara mengundang Polres Badung untuk mendapatkan materi yang berkenaan dengan aksi teror bom. Mulai dari identifikasi bom dan langkah-langkah penindakannya.

Kanit Binpolmas Polres Badung Ketut Guna Weda sebagai pemateri menyampaikan bahwa barang yang perlu dicurigai di dalamnya ada bom bisa dilihat dari beberapa cara: “pertama ditinggalkan dengan sengaja oleh pemiliknya, dan tersembunyi,” katanya saat menyampaikan materi berlangsung di acara Rihlajul Anshor Kuta Utara, (6/11).

Jika Sudah melihat tanda-tanda barang yang mencurigakan, maka tindakan yang perlu diketahui adalah segera menghubungi Polri atau TNI, dan kosongkan area, serta segara mengambil jarak atau menjauh dari barang tersebut.

“Jika barangnya berupa tas/ransel maka jaraknya 100 meter. Kalau yang dicurigai mobil menjauh dengan jarak 200 meter. Dan kalau truck, lebih jauh lagi, yakni 400 meter,” jelasnya.

Ansor sebagai ormas yang mencintai NKRI mempunyai tujuan yang sama dengan Polri menjaga Indonesia. Diperlukan kerjasama yang kuat antara Polri dan Ansor. “Tidak ada siapa yang lebih hebat, Kami (Polri) dan Banser harus bersinergi),” Kata Kanit Bimas Polasek Kuta Utara Agung Armite.

Reporter: Wandi
Editor: Dadie

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »