Wednesday 25th November 2020,

Makna Halal Bihalal

agus surya June 29, 2019 Aswaja No Comments on Makna Halal Bihalal
Makna Halal Bihalal
Share it

Habib Mahdi Al Maghroby

ASWAJADEWATA.COM – Halal Bihalal ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar dan bertempat di Masjid Agung Al – A’la Kabupaten Gianyar. Dengan tema Halal Bihalal Sebagai Wahana Silaturahmi Untuk Mempererat Ukhuwah

Rangkaian kegiatan diawali dengan Sholat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan Istighotsah. Pembacaan Istighotsah dipimpin oleh Imam Tetap Masjid, Ustadz Muhammad Ali Fardi dan Bapak Yudi Guntara. Selepas Sholat Isyarat berjamaah, para jemaah turun ke lantai bawah untuk mengikuti acara inti Halal Bihalal.

Diawali dengan sambutan Ketua PHBI Kabupaten Gianyar, H. M. Sumadi Arifin.  Beliau menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini ada hal – hal yang kurang berkenan. Serta ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang telah banyak memberikan sumbangsihnya untuk kesuksean acara ini.

Istilah Halal Bihalal tidaklah asing di telinga orang Indonesia. Demikian sambutan Ketua Tanfidz Masjid Agung Al – A’la Kabupaten Gianyar, Ustadz Agus Arianto. Menjadi acara rutin tak hanya di Bali tapi sebagian besar wilayah Indonesia dilaksanakan Halal Bihalal.

 

Ketua PHBI Kab Gianyar, H. M. Sumadi Arifin

Pada tahun 1948, indonesia disintegrasi bangsa dimana elit politik saling mengaku paling benar dan tidak mau duduk bersama sedangkan saat itu diwarnai pemberontakan. Presiden Soekarno saat itu memanggil KH Wahab Hasbullah. Dengan tujuan untuk meminta saran untuk mengatasi situasi politik yang tidak akur. Karena merasa paling baik dan paling benar.

Sehingga memperbaiki itu semua perlu dihalalkan dan jadilah konsep Halal Bihalal. Sekalipun esensinya adalah silaturahmi setiap Idul Fitri. Sehingga pada jaman ini juga dikenal istilah open house.

Hal ini ditegaskan kembali oleh Habib Mahdi bin Yahya Al Maghrobi dari Klungkung dalam tausiyahnya sebagai acara inti Halal Bihalal. Halal Bihalal ialah satu istilah yang hanya ada di Indonesia. Sebagai implementasi  dari hubungan – hubungan yang harmonis antara Ulama dan Umaro.

Keharmonisan Presiden Soekarno dengan KH Wahab yang membuat suatu istilah tersebut. Dari sesuatu yang di anggap haram, seperti dendam, permusuhan dll, kita halalkan dengan bermaaf maafan. Kemudian mengutip Al Quran Surat Al Hujurot ayat 10.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Ada yang bangsanya berbeda, bahasanya beda, bahkan mazhabnya juga bisa berbeda, maka al Mukminunal Ikhwan.

Halal Bihalal Kab. Gianyar

Hari ini kita berkumpul untuk maaf memaafkan. Sebab memaafkan orang lain adalah sesuatu yang agung menurut  Allah SWT. Dikisahkan bahwa dalam suatu majelis Rasulullah SAW bersabda bahwa akan datang seorang penguhi surga. Hingga ada seseorang sahabat yang penasaran hingga menginap di rumah sahabat yang disebutkan Rasulullah SAW tersebut.

Padahal selama menginap, amalan yang dilakukannya sama dengan amalan – amalan para sahabat lainnya. Dan hingga akhirnya diketahui bahwa orang tersebut tidaklah ia naik keatas tempat tidur melainkan dengan telah ia maafkan seluruh ummat muslim yang pernah salah padanya, tambahnya.

Acara yang berakhir pada pukul 21.30 dengan di tutup doa yamg di pimpin Habib Andul Mutholib bin Hasan Assegaf. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPD MUI Kabupaten Gianyar, Ustadz Muhammad Hasyim Asy’ari. Ketua LPTQ Kabupaten Gianyar, Drs. Lalu Ucin,Amd.Gizi. Komandan Distrik Militer (Kodim) 1616 Gianyar, Letkol (Kav) Asep Noer Rahmat. Komandan Yonzipur 18 / YKR, Letkol (CZI) Parlindungan Simanjuntak.

 

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »