Humor: Ketika Gus Dur Menelpon Gus Mus

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Email

ASWAJADEWATA.COM | CIGANJUR

Meski telah berpulang 10 tahun silam, cerita tentang sosok Almarhum Gus Dur tidak pernah habis. Seperti cerita yang disampaikan KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus, saat memeberikan tausyiah Haul Gus Dur di Ciganjur pada Sabtu (28/12).

Ketika Gus Dur sebagai Presiden melakukan kunjungan ke Kuba, Gus Mus yang memang sahabat dekatnya ditelpon langsung dari Kuba. Gus Dur mengabarkan kalau dirinya mendapat standing applause yang meriah saat berpidato.

“Memang apa yang disampaikan Gus?” tanya Gus Mus saat ditelpon

Kata Gus Dur, “Bukan karena isi pidatonya yang bagus, tapi karena saya berpidato tepat waktu.

Diceritakan saat itu, banyak kepala negara yang bergantian memberikan sambutan. Waktu yang diberikan hanya lima menit.

Untuk menandainya, pihak pemerintah Kuba memberikan lampu penanda. Lampu tanda dimulainya pidato, persiapan berhenti, dan lampu penanda pidato harus diakhiri.

“Kira-kira kalau di Indonesia, seperti lampu lomba MTQ, ada hijau, kuning dan merah” jelas Gus Mus.

Nah, pada saat giliran Gus Dur naik ke podium dan menyampaikan pidato, para undangan heran dan kagum, dengan keadaan yang tidak bisa melihat, Gusdur bisa menutup pidatonya tepat waktu, tepat saat lampu penanda waktu akhir menyala.

“Mangkanya dapat tepuk tangan yang meriah” ucap Gus Dur yang ditirukan Gus Mus, disambut tawa jamaah yang hadir pada Haul Tahun 2019 ini.

Penulis: Karim Abraham
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

diunggah oleh:

Picture of Aswaja Dewata

Aswaja Dewata

ADMIN ASWAJA DEWATA

artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »