Satu Wadah, Satu Semangat: Catatan Khidmat Halal Bihalal PCNU Tabanan 2026

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Email

Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan bersama badan otonom dan lembaga NU se-Kabupaten Tabanan berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Acara yang digelar di Pondok Pesantren Bali Bina Insani, Kerambitan, pada Sabtu (19/4/2026) ini dihadiri warga Nahdliyin se KAbupaten Tabanan.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah serta sinergi antara PCNU, Banom, dan lembaga se-Kabupaten Tabanan. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus struktural PCNU Tabanan, badan otonom (Banom) dan lembaga, jajaran pengurus MWCNU se-Kabupaten Tabanan, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Kerambitan, pengurus Pondok Pesantren Bali Bina Insani, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tabanan, H. Ali Mahfud Aang Khunaefi, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan warisan luhur para ulama, khususnya KH. Wahab Hasbullah, yang hingga kini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh warga NU untuk mensyukuri kesempatan berkumpul dalam majelis tersebut sebagai bagian dari mempererat ukhuwah.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti besarnya peran kaum perempuan, khususnya Muslimat dan Fatayat NU, yang dinilai memiliki semangat luar biasa dalam menghidupkan organisasi. “Kehadiran ibu-ibu Muslimat dan Fatayat sangat dominan dan menjadi kekuatan penting dalam menjaga eksistensi NU,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di usia Nahdlatul Ulama yang telah mencapai satu abad, organisasi dihadapkan pada sejumlah tantangan, di antaranya menjaga tradisi di tengah arus modernitas, menghadapi digitalisasi, membangun kemandirian ekonomi umat, serta memperkuat kaderisasi dan kepemimpinan generasi muda. Ia pun mengajak seluruh pengurus dan warga NU untuk menjadikan khidmah sebagai bentuk ibadah serta terus berkolaborasi dalam memperkuat jam’iyah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua MWCNU Kecamatan Kerambitan, H. Mansyur Pasaribu, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa acara yang dipersiapkan dalam waktu singkat, yakni sekitar tiga hari, mampu menghadirkan jama’ah, jauh melampaui perkiraan awal.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa NU memiliki kekuatan kebersamaan yang luar biasa. Dari berbagai kecamatan seperti Selemadeg, Pupuan, hingga wilayah lainnya turut hadir dalam kegiatan ini,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu menyelenggarakan acara besar meski berangkat dari keterbatasan dana. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong, keikhlasan, serta dukungan para donatur.

Di sisi lain, Pimpinan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang diwakili oleh Ustadz Torrehan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah kegiatan. Ia menyebut momentum Halal Bihalal yang bertepatan dengan peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 sebagai ajang memperkuat silaturahmi dan kontribusi organisasi bagi umat.

Ia juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren Bali Bina Insani terbuka untuk berbagai kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan Nahdlatul Ulama. Bahkan, menurutnya, cikal bakal berdirinya MWCNU Kerambitan tidak lepas dari peran pesantren tersebut sejak dirintis pada 2019.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan NU ke depan serta meningkatkan pelayanan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut mensyiarkan keberadaan pesantren ini,” ujarnya.

Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah nahdliyah, serta menjaga eksistensi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Kerambitan, Ustaz M. Toraichan, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang semakin mempererat tali persaudaraan antar pengurus.

diunggah oleh:

Picture of Muhammad Ihyaul Fikro

Muhammad Ihyaul Fikro

ADMIN ASWAJA DEWATA

artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »