Wisuda XIII STAI Denpasar Bali, Mengusung Tema Sarjana Berintegritas di Era Society 5.0

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Email

Sabtu, 6 Desember 2025 Senat Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar Bali menggelar Rapat Terbuka Wisuda XIII Program Sarjana S- 1 yang dipimpin oleh Drs. H. Mahrusun, M.Pd.I mengusung tema “Sarjana Berintegritas Untuk Transformasi Pendidikan Islam dan Ekonomi Syariah di Era Society 5.0” bertempat di Harris Hotel and Conventions.

Ketua STAI Denpasar Bali Dr. H. Arjiman, M.Pd dalam sambutannya “menegaskan bahwa hari ini adalah momentum bersejarah bagi wisudawan dan wisudawati yang telah menempuh perjalanan panjang yang berliku dengan berbagai tugas dan ujian serta berbagai dinamika lainnya yang pada sampai pada titik akhirnya yaitu wisuda.” Ungkapnya

“Wisuda adalah awal yang baru dalam kehidupan yang nyata. Imam Syafii mengatakan ilmu yang tidak diamalkan bagai pohon yang tidak berbuah, maka jangan berhenti belajar, jangan pernah merasa cukup. Kontribuasi kalian di luar ditunggu, kalian bisa menjadi enterpreneur, ekonom, guru, bahkan profesjonal-profesional lainnya.” Terangnya

“Maka kami ingin menyatakan, bahwasannya integritas profesionalitas dan kompetensi sebagai pondasi kelulusan dalam menghadapi era digital yang sangat cepat.” Tutur Dewan Ahli PW Isnu Bali

“Harapan kami, kalian menjadi agen perubahan yang berakhlak yang berpikir kritis termasuk adaptif terhadap perkembangan teknologi guna memperkuat peran pendidikan Islam dan ekonomi syariah dalam kehidupan modern.” Pungkasnya

Sivitas Akdemika STAI Denpasar Bali mewisuda 62 wisudawan dan wisudawati serta memberikan apresiasi penghargaan bagi IPK Tertinggi; Nikita Rachmawati Pabela, S.Pd, F Sa Widiyanti, SE, Uswatun khasanah, S.Pd. Juga Skripsi Terbaik; Nikita Rachmawati Pabela, S.Pd, Nahdah Fadhilah Hidayat, SE, dan Uswatun Khasanah, S.Pd.

Hadir memberikan sambutan Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Pemprov Bali Dr. drh. Ni Luh Ayu Aryani, MP mewakili Gubernur Bali mengatakan“bahwa di tengah pesatnya teknologi pada era ini, kita justru memerlukan pondasi karakter yang kuat, jangan sampai landasan moral dan spiritual hilang, karena itu menjadi pondasi dasar untuk kehidupan dan kemajuan bangsa kita.”

“Bagi para wisudan dan wisudawati gunakanlah ilmu yang telah diperoleh untuk berkontribusi positif, jadilah sarjana yang teladan, berintegritas dimanapun kalian berada, jadilah pioneer yang mentransformasi pendidikan yang memanusiakan dan pelaku dalam pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Bali dan Indonesia.” Tegasnya

diunggah oleh:

Picture of Muhammad Ihyaul Fikro

Muhammad Ihyaul Fikro

ADMIN ASWAJA DEWATA

artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »