Kakanwil Kemenag Bali bersama IPIM Sinergi layanani Umat melalui Peran Imam Masjid

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Email

Denpasar – Pimpinan Wilayah (PW) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Bali melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Jl. Cok Agung Tresna No.18, Dangin Puri Klod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

 

H. Juhar, S.HI., selaku Ketua PW IPIM Bali menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Kepala Kanwil Kemenag Bali. Ia juga memohon arahan dan bimbingan terkait penguatan peran serta arah organisasi IPIM di Bali.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari Bapak Kakanwil. Kami berharap mendapatkan arahan agar IPIM Bali dapat berkontribusi lebih maksimal dalam pelayanan umat, khususnya melalui peran imam masjid,” ujar H. Juhar.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada para asatidz dan pengurus IPIM yang telah berkenan untuk beraudiensi dengannya. Menurut I Gusti Made Sunartta, IPIM memiliki peran strategis sebagai pelayan masyarakat di bidang keagamaan, khususnya dalam menjaga fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.

“Ittihad Persaudaraan Imam Masjid merupakan bagian penting dari pelayanan keagamaan. Imam masjid tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi penggerak harmoni dan ketenangan umat,” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyinggung pentingnya inventarisasi bidang ketanahan, mengingat kondisi geografis Bali yang tidak mengalami perluasan wilayah. Selain itu, ia mengajak IPIM Bali untuk bersinergi dengan Kementerian Agama, karena memiliki tujuan yang sama sebagai pelayan umat.

 

“Perbedaan tidak bisa diseragamkan, namun perbedaan itu justru dapat saling menguatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

 

Ia juga menjelaskan adanya program Kementerian Agama yang berkaitan dengan pemberdayaan rumah ibadah, termasuk optimalisasi fungsi masjid dalam pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat penguatan ekonomi umat agar mampu menopang keberlangsungan masjid itu sendiri.

 

Audiensi ditutup dengan pesan khusus dari Kakanwil Kemenag Bali kepada IPIM Bali agar terus menjadi pelayan umat yang menyejukkan. Ia mengajak seluruh imam masjid untuk bersama-sama melangitkan doa demi terwujudnya Bali yang damai, rukun, dan harmonis, dari masjid ke masjid.

 

Penulis: Imam Basyari

diunggah oleh:

Picture of Muhammad Ihyaul Fikro

Muhammad Ihyaul Fikro

ADMIN ASWAJA DEWATA

artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »