Saturday 31st July 2021,

Pelantikan PW PERGUNU Bali Dirangkai dengan Semiloka PTK Guna Tingkatkan Kompetensi Guru

Pelantikan PW PERGUNU Bali Dirangkai dengan Semiloka PTK Guna Tingkatkan Kompetensi Guru
Share it

ASWAJADEWATA.COM – Selasa (05/02/19) PW PERGUNU Bali menggelar pembukaan Semiloka PTK dan Pelantikan PW Pergunu Bali masa khidmat 2018-2023 bertempat di hotel Neo Denpasar, kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur BalI yang diwakili oleh Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Provinsi Bali I Wayan Suarna SE. MM, Kepala Kantor Kementrian Agama Prov Bali, Walikota Denpasar, PWNU Bali beserta Banom, LSM dan para tokoh masyarakat.

Dalam pembukan acara tersebut, ketua PWNU Bali, H. Abdul Aziz mengingatkan bahwa, “PERGUNU agar dapat menjembatani kepentingan para guru-guru baik secara finansial maupun hak-hak lain seperti pengetahuan dan seminar sehingga mereka tidak ketinggalan trend metode pelajaran dalam mendidik anak didiknya,” ujarnya.

PW. PERGUNU Bali yang baru dilantik ini akan dinakhodai oleh Drs. H. Makhfudh, MA. yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Tanfidhiyah PWNU Bali.

Sedangkan Wayan Suarna dalam menyampaikan pesan tertulis Gubernur Bali, mengemukakan “Melalui Semiloka PTK dan Pelantikan PW masa bhakti 2018 – 2019, berharap tumbuh suatu pemahaman bahwa dalam upaya membentuk Karakter Masyarakat dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara agar tetap menegakkan nilai-nilai budaya, nilai-nilai dharma, spiritual, sekaligus nilai-nilai estetika dalam mewujudkan harkat dan jati diri sebagai seorang manusia yang berbudaya dan beragama dan beliau juga berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat dijadikan ajang menempa diri dan membuka wawasan kita tentang dharma agama, budaya, dan dharma Negara sehingga hasilnya dapat berguna dan kita sumbangkan untuk Negara.” Pesan beliau.

Dalam pesan tertulisnya, Gubernur Bali juga menyampaikan ucapan selamat kepada PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Bali yang dilantik, dan berharap mampu menyelenggarakan pendidikan yang ditekankan kepada pembinaan rohani pada anak-anak melalui kreasi seni budaya yang bernafaskan agama. Kegiatan ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan intern umat beragama khususnya di provinsi Bali, sehingga gejolak-gejolak sosial dapat dihindari dan dikendalikan kearah pemikiran yang jernih.

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Subbanul Wathan, dan tak lupa Mars Pergunu.

(dds/dad)

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »