Sunday 14th August 2022,

NAT, Lestarikan Budaya Sehat Teh Hitam

Dadie W Prasetyoadi January 16, 2022 Pernik No Comments on NAT, Lestarikan Budaya Sehat Teh Hitam
NAT, Lestarikan Budaya Sehat Teh Hitam
Share it

ASWAJADEWATA.COM |

Sebagai salah satu penghasil tanaman teh terbaik dunia, Indonesia juga memiliki budaya minum teh sejak zaman nenek moyang seperti halnya di China, India dan banyak lagi. Itulah sebabnya bangsa Eropa dulu tertarik menjadikan Nusantara sebagai daerah koloni. Tujuannya agar dapat menguasai hasil bumi yang melimpah. Salah satunya teh hitam.

Seperti diketahui, bangsa-bangsa Eropa seperti Inggris, Irlandia, dan lainnya sangat gemar minum teh. Bahkan dalam berbagai acara resmi masyarakat berkelas, teh menjadi suguhan utama. Ini disebabkan oleh kandungan khasiat dari daun teh hitam yang diakui memiliki zat antioksidan. Dimana zat tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Lewat kebun teh warisan keluarga di daerah kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pasangan R. Agus Setiyadi Teguh Yuono, SE dan Hj. Ir. Nimmi Ghulam sejak dua tahun lalu mulai mengembangkan produk agrokultur alami dibawah bendera CV. Natural Abadi Terang (NAT).

Produk andalan perusahaan ini adalah  Teh Hitam Premium orthodox dengan grade/mutu pertama yang merupakan kualitas eksport bernama jenis Broken Pekoe Suchon Teh Hitam/Super.

Terdiri dari 3 Pucuk daun teratas yang dipetik pada pagi hari. Daun teh tersebut kaya dengan anti oksidant, zat Katekin yang sangat bagus sebagai Anti Radikal bebas dalam tubuh. Berkhasiat alami menjaga dari berbagai penyakit dan meningkatkan imunitas tubuh manusia.

Selain produk Teh Hitam Premium yang dikemas dengan label Natural Alami Tea, NAT juga memproduksi Natural Alami Taste, yaitu berupa madu murni dan berbagai makanan dengan bahan mengandung teh hitam. Kemudian ada Natural Alami Touch yang  berupa produk perawatan kulit juga dengan kandungan Teh Hitam. Semuanya merupakan produk lokal UMKM yang dipasarkan secara alami konvensional.

Dalam acara Grand Launching Produk NAT yang berlangsung di Swiss Bell Rain Forest Hotel, Sunset Road Kuta, Bali pada Minggu (16/1), Owner sekaligus Direktur perusahaan, Hj. Ir Nimmi Ghulam menjelaskan latar belakang, tujuan, serta harapan perusahaannya dalam memproduksi hasil olahan Teh Hitam tersebut, yang dituangkan dalam Visi, Misi, dan Motto perusahaan, yaitu;

Visi NAT: Melalui ciptaan Nya, yaitu Teh Hitam super premium untuk dapat dijadikan manfaat dan kemaslahatan untuk seluruh umat.

Misi NAT: Mengedukasi Budaya Minum Teh Secara Baik dan Benar untuk hidup sehat lebih mudah dan murah. Serta meningkatkan kesehatan, dan memberikan peluang usaha pemberdayaan ekonomi untuk umat menjadikan sosial sejahterah. Dengan berkah dan baraqah.

Motto NAT: Secangkir Teh Hangat Sejuta Inspirasi

Selain tiga hal itu, Hj. Nimmi menceritakan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu setelah ikut dalam sebuah pertemuan PTPN dengan beberapa pengusaha lokal lainnya pada awal pandemi.

“Saat itu pihak PTPN mengajak pengusaha lokal agar kembali ke ‘alam’ untuk kembali membangkitkan ekonomi yang sedang terpuruk,” katanya.

Akhirnya produk NAT yang sudah mulai dirintis itu dibawa ke Bali untuk diperkenalkan dalam rangka turut menggairahkan ekonomi masyarakat. “Kesan dan tanggapan masyarakat setelah mengkonsumsi teh hitam ini ternyata luar biasa,” ucap Hj. Nimmi.

“Kami mengadopsi sejarah dengan menjaga warisan budaya sehat leluhur dari teh hitam ini, kemudian mencoba mendistribusikannya kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau,” paparnya.

Sebelum menutup sambutannya, Hj. Nimmi mengatakan, “Bersama NAT, kami ingin membuktikan bahwa untuk menjadi sehat sebenarnya sederhana dan tidak harus mahal.

NAT bisa didapatkan melalui online serta Offline melalui distribusi reseller.
Instagram @natural.alami.tea
Atau langsung melalui WA
HP : 0822.3781.4546.

Kontributor: Khalilur Rahman
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

 

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »