Friday 07th May 2021,

Pertiwi Indonesia Bali Respon Kekurangan Stok Darah PMI Dengan Kegiatan Donor Darah

Pertiwi Indonesia Bali Respon Kekurangan Stok Darah PMI Dengan Kegiatan Donor Darah
Share it

ASWAJADEWATA.COM | DENPASAR 

Setelah terbentuk tahun 2019, Pertiwi Indonesia telah banyak mengadakan berbagai gerakan sosial, apalagi setelah pandemi Covid 19 melanda dunia termasuk Indonesia.

Sebagai Organisasi Wanita dengan 17 cabang meliputi Indonesia, Eropa dan Amerika, melalui Badan Kepengurusan Daerahnya yaitu Pertiwi Indonesia Bali,  kerap pula mengadakan kegiatan sosial masyarakat.

Seperti yang dilakukan pada hari Sabtu pagi (6/2). Berlokasi di BPR Lestari Jalan Raya Sesetan, Pesanggaran, Denpasar, Pertiwi Bali yang diketuai oleh Ir. Hannah F. Siregar itu mengadakan kegiatan Donor Darah bekerjasama dengan PMI Bali dan BPR Lestari.

Perlu diketahui bahwa Pertiwi Indonesia juga adalah salah satu organisasi perempuan yang menginisiasi berdirinya Gerakan Donor Darah Perempuan Indonesia ( GDDPI) yang diprakarasai oleh ibu Yanti Erlangga, istri dari menteri Koodinator Bidang Perekonomian Indonesia dengan menggandeng delapan organisasi perempuan di Indonesia.

Gerakan ini melibatkan Perempuan Jenggala, Dharma Wanita Persatuan, PP LIPI, Pertiwi Indonesia, PUN, YBI, PSKD, dan Geronimo, dideklarasikan pada bulan September 2020 yang lalu.

Menurut Hannah, dari data yang didapat bahwa stok darah di PMI saat ini sangat minim dan perlu penambahan dalam jumlah banyak untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat Bali.

Data tersebut didapatkannya melalui keterangan Kepala UTD PMI Propinsi Bali dr I Gede Wiryana Patra Jaya, Mkes yang menyatakan bahwa Stok darah saat ini per Januari 2021 mencapai 2.400 kantong dari 3.000 kantong.

“Dari permintaan setiap hari, kami harus menyiapkan 120 – 150 kantong darah. Jadi pemenuhan kebutuhan darah sekitar 76%. Darah yang jumlah pendonornya sedikit adalah darah gol AB dan darah rhesus negatif, paparnya.

Hana Siregar (kedua dari kiri) Ketua PERTIWI Bali beserta jajaran Pengurus lainnya

“Pertiwi ingin membantu masyarakat. Karena saat ini PMI memang sangat kekurangan darah. Oleh karenanya, kami membuat kegiatan ini,” ungkapnya saat memberi keterangan pers,” jelas Hannah.

Senada dengannya, Yanti selaku Wakil Ketua PERTIWI menyampaikan bahwa kegiatan ini telah sesuai prosedur kesehatan.

“Kami ingin berbagi untuk sesama, kegiatan ini tetap menjaga prokes,” terangnya.

Para relawan yang bertugas dalam kegiatan Donor darah PERTIWI Bali (6/2).

Pelaksanaan kegiatan donor darah ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 08.00 pagi hingga 15.00 sore dan dilakukan terbatas secara bertahap. hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan massa serta mengurangi resiko penyebaran Covid 19.

Seperti disampaikan juga oleh Titiek Soe selaku Ketua Bidang Sosial, “Kegiatan donor darah kali ini dibatasi 70 orang saja. Namun akan terus berlanjut, karena banyak yang daftar dan sudah dalam waiting list.”

Peserta kami batasi menjadi beberapa kloter, untuk menghindari kerumunan dan kami pun menyediakan petugas yang bertanggung jawab untuk prokes yang mandatori dikerjakan masing masing orang termasuk kami sebagai pelaksana dan tim dokter dari PMI.” tambah Titiek lagi.

Selain itu, pihak BPR Lestari sebagai pendukung kegiatan tersebut, lewat Dewi Yuniati yang adalah Kepala Cabang BPR Lestari Renon Denpasar menyampaikan bahwa BPR Lestari sangat mendukung Pertiwi Bali Peduli sebagai salah satu gerakan sosial.

“Untuk itulah mengapa BPR Lestari menyambut positif kegiatan sosial ini karena memang pada kenyataannya di masa pandemi ini banyak sekali masyarakat yang membutuhkan darah,” tegasnya.

Penulis: Dadie W. Prasetyoadi
Editor: M. Taufiq Maulana

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »