ASWAJADEWATA.COM | KLUNGKUNG
Sebuah forum mendorong terjadinya perubahan sosial yang lebih berkeadilan di desa, baru saja diselenggarakan Lakpesdam PCNU Klungkung, Senin (27/2/2023).
Forum bertajuk Theory of Change (ToC) ini diikuti oleh perwakilan empat desa binaan Lakpesdam PCNU Klungkung. Dua desa dari Klungkung daratan yakni Desa Sulang, desa Jumpai. sedangkan dua lagi yaitu Desa Pejukutan dan Desa Sekartaji, dari kecamatan di Pulau Nusa Penida Klungkung Bali.

Diselenggarakan di Balai Pertemuan Kampung Kusamba, Dawan, Klungkung, sebanyak 30 orang hadir sebagai peserta pada forum yang dinamis ini. Mulai dari Kepala Desa atau Perbekel, Perwakilan BPD, perwakilan masyarakat rentan, dan masyarakat umum. Hadir pula sebagai undangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa kabupaten klungkung.
Apa sesungguhnya yang ingin dicapai dalam acara ini? Yakni perubahan sosial di empat desa tersebut yang lebih berkeadilan. Lebih merata mencangkup semua golongan yang ada di pemerintahan desa. Tidak ada yang dikecualikan. Bahkan mereka yang sangat rentan bisa merasakan kue pembangunan desa dengan lebih adil.
Dalam sambutannya, Ahmad Shofi selaku Sekretaris Lakpesdam PCNU Klungkung mengatakan, “Acara ini kita selenggarakan untuk mendorong terjadinya perubahan sosial yang lebih berkeadilan. Ini merupakan sebuah pilot project, percontohan yang nantinya akan direplikasi di desa lain.”
Di sisi lain, acara ini merupakan dakwah kemanusiaan NU untuk masyarakat yang lebih luas. Masyarakat yang sangat beragam namun terjalin dalam jiwa Bhineka Tunggal Ika.
Acara ini merupakan rangkain dari proses pendampingan desa kerjasama antara Lakpesdam PBNU dengan Kemendesa RI sebelumnya. Sementara Lakpesdam PCNU klungkung menjadi pelaksana lapangan di Kabupaten Klungkung mendampingi empat desa terpilih.
Kontributor: Lakpesdam NU Klungkung | Editor: Dadie W Prasetyoadi









