Monday 20th September 2021,

Enam Ciri Khas Aswaja

El Muhammad July 31, 2021 Aswaja No Comments on Enam Ciri Khas Aswaja
Enam Ciri Khas Aswaja
Share it

ASWAJADEWATA.COM |

Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang diselenggarakan Madrasah Aliyah Mamba’ul Ma’arif (MAMM) Denanyar Jombang, berlangsung dua hari, yaitu Rabu-Kamis, 28/29 Juli 2021. Sementara itu Matsama MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Juli 2021 secara daring, yang juga disaksikan para wali santri. Di dua lembaga ini kami diminta berbicara tentang Aswaja.

Kamis pagi tadi, dalam sesi materi Aswaja yang berlangsung mulai pkl 07.30-08.15 WIB, ada seorang santri yang bertanya ciri khas Aswaja.

Kami sampaikan dalam paparan materi Keaswajaan di Gedung Aula MAMM itu, bahwa di NU itu ada Fikrah Nahdliyah, dan dalam Muktamar NU di Jombang pada 2015, diputuskan tentang Khashaish Aswaja.

Mengacu pada perjalanan NU, Fikrah Nahdliyah dan Khashais, kami menyimpulkan beberapa bagian ciri khas Aswaja, yaitu.

Pertama, Aswaja itu menghormati mazhab dan mengamalkan ber-Islam yang bermazhab. Bermazhab bermakna mengikuti jalan mayoritas (as sawadul a’dzam).

Kedua, Aswaja itu menyikapi secara proposional dan benar relasi antara agama dan negara (politik). Wujudnya adalah cinta NKRI.

Ketiga, berakidah yang benar, yaitu dengan mensifati Allah dengan sifat-sifat pokok kesempurnaan, yang diwujudkan dalam sifat wajib 20. Di antaranya, Allah berbeda dengan makhluk.

Keempat, menjunjung tinggi dan menghormati komunitas pertama dalam Islam, yang mendampingi Rasulullah, yaitu para sahabat. Rasulullah sendiri memuji tiga generasi pertama, sebagai sebaik-baik masa (khairul qurun).

Kelima, bersikap moderat dan toleran. Aswaja menghormati perbedaan pendapat. Aswaja tidak mudah membid’ahkan, apalagi mengkafirkan sesama muslim.

Terakhir, kami berpesan kepada para santri agar terus giat belajar sebagai panji Ahlissunnah wal Jama’ah era mendatang. Jika ada persoalan yang rumit, agar bertanya kepada para ahlinya, yaitu para ulama, dan guru-guru kita.

Oleh: Kiai Yusuf Suharto

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »