Friday 21st June 2024,

Malam Hari dan Misi Rahasia Isra Mikraj Nabi Muhammad saw

Malam Hari dan Misi Rahasia Isra Mikraj Nabi Muhammad saw
Share it

Oleh: Doni Ekasaputra

Satu-satunya dalil Alqur’an yang secara sharih mengisahkan peristiwa Isra dan Mikraj ialah firman Allah swt dalam surah al-Isra’ ayat 01. Walau hanya se-ayat saja, dahsyat peristiwa Isra dan Mikraj tergambar jelas. Misalkan soal alasan terjadinya isra mikraj di malam Hari.

Mudah untuk mengungkap fakta bahwa Isra dan mikraj benar-benar terjadi di malam hari. Dalam surah al-Isra’ ayat 01, Allah swt mendokumentasikan peristiwa Isra & mikraj menggunakan kata أسرى (asra). Akar katanya سرى (sara), bermakna “berjalan di waktu malam. Tidak hanya itu, dalam teks berikutnya Allah swt membubuhi firmannya dengan kata ليلًا (lailan) sebagai keterangan waktu (dzaraf zaman). Dzaraf ini berfungsi sebagai penguat (taukid) kata أسرى (asra) pada kalimat sebelumnya. Dengan begitu, jelas bahwa isra mikraj betul-betul terjadi di malam hari.

Kemudian para ulama mencoba menerka-nerka “alasan” tuhan mengajak Nabi Muhammad saw healing bertemakan “isra dan mikraj” di waktu malam. Dan ternyata, pendapat para ulama banyak sekali soal ini. Sesingkat pembacaan saya, saya menjumpai 10 pendapat yang berbeda-beda. Dari sekian banyak pendapat, saya tertarik dengan pendapat yang mengatakan bahwa peristiwa Isra mikraj merupakan misi rahasia.

Oleh karena isra dan mikraj merupakan misi rahasia, tentu paling relevan dilaksanakan di waktu malam. Biasanya, aksi-aksi tersembunyi dilaksanakan saat orang-orang terlelap dalam tidurnya. Rupa-rupanya, Tuhan tak menghendaki peristiwa isra dan mikraj dilihat oleh siapapun. Dari itu, pertengahan malam merupakan waktu yang tepat untuk itu.

Tuhan menghendaki peristiwa isra dan mikraj terjadi serahasia mungkin. Bahkan proses terjadinya pun dibuat semustahil mungkin (irasional). Tentu situasi ini menjadi ujian yang cukup berat untuk orang-orang mukmin waktu itu. Mereka dituntun untuk mempercayai peristiwa yang irasional sekaligus tidak mereka saksikan.

Isra dan mikraj adalah salah satu mukjizat nabi. Akan tetapi, tidak seperti mukjizat lainnya. Mukjizat lainnya terjadi secara terbuka. Banyak orang ikut serta menyaksikannya. Namun Isra dan mikraj terjadi dengan sangat “secret”. Hikmahnya sebagai ujian keimanan.

Selain itu, Allah swt perlu menyembunyikan peristiwa isra dan mikraj dari mata manusia agar mereka tidak over reaktif. Sikap over reaktif pernah dialami oleh umat nabi Isa. Allah swt mengangkat Nabi Isa ke langit di siang hari. Konon, peristiwa ini disaksikan oleh banyak orang waktu itu.

Tak pelak, peristiwa ini membuat sebagian orang semakin yakin bahwa Nabi Isa adalah anak tuhan. Alih-alih beriman, mereka malah menjadikan Nabi Isa sebagai sesembahannya. Tuhan tak ingin peristiwa ini terjadi lagi untuk yang kedua kalinya. Itulah sebabnya, isra dan mikraj dirahasikan dari pandangan mata manusia. Tujuannya, agar akidah para pengikut nabi Muhammad saw bisa selamat, tidak over.

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »