Sunday 14th July 2024,

Marathon, Sidang Pleno Pemilihan Ketum PBNU Berlanjut Hingga Pagi

Marathon, Sidang Pleno Pemilihan Ketum PBNU Berlanjut Hingga Pagi
Share it

ASWAJADEWATA.COM | 

Hingga berita ini diturunkan, masih berlangsung putaran kedua pemilihan Ketum PBNU di arena Muktamar NU ke 34 di Aula UNILA Bandar Lampung, Jumat (24/12).

Proses pemungutan suara dari 500 lebih Muktamirin pemegang hak pilih dari Pengurus Wilayah, Cabang, dan Cabang Istimewa ini sempat tertunda di awal pada pukul 01.30 wib karena sebagian peserta meminta dilakukan scanning ulang kepada Pimpinan Sidang. Menurut mereka ini demi menjaga agar arena pemilihan steril dari peserta tanpa hak suara.

Seluruh peserta kemudian keluar ruangan menyisakan panitia, pimpinan sidang, pengurus demisioner, dan undangan khusus. Kemudian muktamirin kembali memasuki ruangan satu persatu melalui proses scanning.

Walau berlangsung secara marathon dan sangat melelahkan, namun terlihat ribuan muktamirin yang sejak Kamis pagi berkegiatan, baik yang di dalam maupun di luar arena sidang tetap semangat dan antusias. Tidak salah jika almarhum Gus Dur pernah berkelakar bahwa ada ungkapan di kalangan Nahdliyyin. “Orang NU itu ada yang gila NU dan juga NU gila”.

Menjelang waktu sholat subuh, panitia membagikan sebotol air mineral ke setiap peserta untuk berwudlu. Ini dikarenakan persediaan air di UNILA  habis dan tidak mencukupi.

Setelah menjalankan sholat subuh berjamaah proses pemilihan suara dimulai dilakukan. Dalam proses tersebut diperoleh hasil sementara sebagai berikut;

KH. Yahya Cholil Staquf 327 suara
KH. Said Aqil Siradj 203 suara
KH. As’ad Said Ali 17 suara
KH. Marzuki Mustamar 2 suara
KH. Ramadhan 1 suara
Surat suara rusak 1
Surat suara tidak sah 1

Jumlah Total 552 suara

Saat jeda, terlihat suasana terasa lebih sejuk. Para calon Ketum terpilih terlihat saling berbincang dengan penuh keakraban khas kyai NU. Rais Aam pun terlihat bermusyawarah dengan beberapa panitia yang meminta masukan darinya.

Saat ini sedang berlangsung pemilihan putaran kedua.

Penulis: Dadie W. Prasetyoadi

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »