Tuesday 03rd August 2021,

Mari Ngopi! Ada Surga di Kopimu

Mari Ngopi! Ada Surga di Kopimu
Share it

ASWAJADEWATA.COM |

Oleh: Muhammad Sofi Zihan

Ngopi merupakan salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia. Kuatnya semangat kebersamaan masyarakat indonesia membuat ‘ngopi’ adalah sebuah keniscayaan. Dengan tradisi kongkow sambil dihidangkan kopi ini membuat masyarakat indonesia bisa berlama-lama bercengkrama.

Selain itu, di dalam kopi juga terdapat manfaat yang baik. Kandungan kafein di dalam kopi membantu meredakan sakit yang dialami kepala dan menurunkan tingkat stres. Itulah sebabnya mengapa banyak orang cenderung minum kopi saat akan menghadapi momen-momen yang penting. Minum kopi secara teratur juga menyebabkan seseorang menjadi lebih bahagia karena turunnya tingkat stres.

Bahkan ulama masyhur dari Nusantara bernama Syekh Ihsan bin Dahlan asal Jampes, Kediri, Jawa Timur mengarang kitab secara khusus tentang kopi dan rokok dalam kitab Irsyad Al-Ikhwan fi Bayan Ahkam Al-Qahwah wa Al-Dukhan, yakni sebuah kitab yang ditulis Melalui redaksi yang renyah, buku ini berhasil memaparkan secara apik mengenai kontroversi hukum konsumsi kopi dan rokok dalam fikih.

Saking populernya budaya ‘Ngopi’ dalam masyarakat ada seorang tabib yang juga seorang sufi yang masyhur di Yaman yang bernama Aly Bin Umar Asyadzili membuat syiir tentang manfaat ‘ngopi’.

قهوة البن يا أهل الغرام#

Kopi biji wahai penduduk gharam.

ساعدتن على ترك المنام

Telah membantuku untuk tidak tidur.

وأعانتنى بعون الله على#

Kopi telah membantuku sebab pertolongan Allah.

طاعته والناس نيام

Untuk taat kepada Nya. Sementara manusia semua pulas tidur.

قافها قوة والهاء هدى #

Qafnya (pd ladadz قهوة) kekuatan, Ha’nya petunjuk,

واوها ودا والهاء هيام

Waw nya rasa kasih sayang. Dan ha’ nya kerinduan yang sangat.

Di dalam kitab Tazdkirin an-Nas karya Ahmad Bin Husein al-attas ada sebuah cerita yang menceritakan tentang Sayyid Ahmad Bin Aly Bahrul al-Qodimy yang pernah berkumpul bersama Nabi Muhammad dalam keadaan sadar (yaqazah). Pada kesempatan itu, pada suatu ketika Sayyid Ahmad meminta kepad Rasulullah SAW agar menyampaikan hadis kepada dirinya tanpa perantara.

Maka kemudian Nabi Bersabada:.

أحدثك بثلاثة أحاديث

Aku akan menyampai kepadamu dengan tiga hadis.

الأول مازال ريح القهوة البن فى فم الإنسان تستغفر له الملائكة

Pertama, selama masih ada aroma kopi pada mulut manusia. Maka, selama itu pula malaikat akan memohonkan ampun kepadanya.

الثانى، من اتخذ سبحة ليذكر الله بها كتب من الذاكرين الله كثيرا. ان ذكر بها او لم يذكر

Kedua, barangsiapa yang menjadikan tasbih untuk selalu mengingat kepada Allah. Maka dia akan dicatat sebagai orang yang selalu ingat kepada Allah. Baik saat ia menggunakan tasbih itu untuk bertasbih atau tidak.

الثالث، من وقف بين يدي ولي الله حي او ميت فكأنما عبد الله فى زوايا الأرض حتى تقطع إربا إربا

Ketiga, barangsiapa yang berada di depan walinya Allah baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal dunia (di kubur), maka seakan-akan ia sedang beribadah kepada Allah di sudut-sudut Bumi. Sampai ia pergi.

(Penulis adalah Dosen STIT Jembrana dan Pengurus ISNU Jembrana)

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »