Sunday 14th July 2024,

Pawai Takbiran Klungkung dan Momen Kerukunan

Pawai Takbiran Klungkung dan Momen Kerukunan
Share it

ASWAJADEWATA.COM | KLUNGKUNG

Kegiatan Pawai Takbiran Klungkung dilaksanakan oleh Pengurus Hari Besar Islam Kabupaten Klungkung, yang merupakan kegiatan rutin dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, dilaksanakan pada malam hari di tanggal 1 Syawal/22 April 2023.

Pelaksanaan takbiran keliling diikuti oleh empat kampung Islam di Klungkung, yakni kampung yang terletak di daratan Bali. Diketahui bahwa Klungkung memiliki lima perkampungan Islam kuno, empat terletak di daratan Bali yaitu Kampung Gelgel, Kampung Lebah, Kampung Jawa, dan Kampung Kusamba. Serta satu kampung yang berada di pulau Nusa Penida, yaitu Kampung Toya Pakeh.

Pelepasan Takbir Keliling warga muslim Klungkung

Panitia Hari Besar Islam mengadakan pawai takbiran dengan mengundang Kampung Jawa, Desa Kampung Kusamba, Kampung Lebah, dan Desa Kampung Gelgel. Menariknya kegiatan ini dilepas oleh Ida Dalem Semaraputra, raja Klungkung yang beragama Hindu. Selain itu, turut melepas Bupati Klungkung, Kapolres Klungkung, para tamu undangan dari tokoh adat Muslim dan Hindu di Klungkung.

Selain undangan dan pelepasan, kegiatan ini dibantu oleh banyak pihak dalam pelaksanaan keamanannya seperti Polres Klungkung, Kodim 1610 Klungkung, Bendesa Adat Semarapura, Pecalang, juga Badan Keamanan Kampung Islam. Semua pihak turut serta dalam menjaga keamanan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Kegiatan pawai takbiran dilaksanakan pada 1 Syawal 1444 H yakni pada 21 April 2023 dimulai dari pukul 20.00 hingga 22.15. Rute takbiran keliling dimulai depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe dilanjutkan ke Kampung Jawa, kemudian Desa Kampung Gelgel, dilanjutkan menuju Desa Kampung Kusamba melalui By Pass Ida Bagus Mantra, terakhir menuju Kampung Lebah dan kembali ke depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe.

Pawai takbiran dilaksanakan dengan iring-iringan kendaraan dengan empat kendaraan mobil hias yang dikeluarkan oleh masing-masing kampung. Setiap mobil dilengkapi dengan mobil lainnya berupa mobil bedug, dan juga mobil-mobil pengiring dari masing-masing kampung. Setiap kendaraan akan bersama-sama bertakbir di sepanjang ruas jalan Klungkung untuk mensyiarkan kegiatan Idul Fitri dan ungkapan takbir dan kesyukuran setelah satu bulan berpuasa.

Kegiatan diawali dengan seremonial sebelum pelepasan takbir, yakni pembukaan, laporan kegiatan rangkaian pelaksanaan Idul Fitri yang disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Klungkung. Dilanjutkan dengan sambutan bupati Klungkung, dan diakhiri dengan pelepasan pawai takbir.

Urut-urutan mobil takbir diawali dari Desa Kampung Gelgel, dilanjutkan dengan Kampung Jawa, nomor urut tiga adalah Kampung Lebah, dan ditutup oleh rombongan Desa Kampung Kusamba.

Sejak tahun lalu, dalam momen Idul Fitri yang dilaksanakan oleh PHBI Kabupaten Klungkung memiliki empat rangkaian kegiatan. Dimulai dari pelaksanaan pawai takbiran seluruh kampung di malam 1 Syawal, dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri di alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, kemudian Halal bi Halal umat Muslim pada Raja Klungkung, Ida Dalem Semaraputra dan Penglingsir Puri Agung Klungkung, dan diakhiri dengan Halal bi Halal. Hal ini menunjukkan bagaimana keeratan kaitan antara relasi Hindu-Muslim utamanya dengan Puri Agung telah terjalin sejak ratusan tahun silam, dan terjaga hingga kini.

Penulis: Fajri Zulia Ramdhani (Sekretaris PHBI Klungkung)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »