Friday 14th May 2021,

Rukyatul Hilal Kemenag Provinsi Bali Bersama BMKG Terkendala Cuaca

Rukyatul Hilal Kemenag Provinsi Bali Bersama BMKG Terkendala Cuaca
Share it

ASWAJADEWATA.COM | BADUNG

Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bali menyelenggarakan rukyatul hilal yang bertempat di Pantai Sekeh, Kuta, Badung pada Senin sore (12/4). Kegiatan tersebut merupakan salah satu metode dalam menentukan awal Ramadhan 1442 H.

Hasil dari rukyatul hilal yang diadakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Bali tersebut akan dilaporkan kepada Kementrian Agama RI sebagai bahan referensi sidang isbath penentuan jatuhnya tanggal 1 Ramadhan1442 H.

Pada sore tadi berdasarkan pemantauan kantor BMKG Provinsi Bali dari lantai V sempat terlihat posisi hilal (bulan) sudah melebihi 2 derajat. Meski demikian pemantauan akan terus berlangsung sampai pukul 18.34 WITA.

Petugas dari Kemenag dan BMKG Bali tengah menyiapkan Teropong khusus memantau hilal (bulan)

Namun hingga sampai waktu yang ditunggu, para petugas dari BMKG maupun tim Kemenag Provinsi Bali yang berada di lokasi pantai Sekeh tak dapat melihat karena terhalang awan tebal dan adanya penguapan udara.

Sebelumnya, menurut pemantaun BMKG yang disampaikan oleh Rudi salah seorang petugasnya, bahwa hari ini matahari terbenam pukul 18.18 WITA.

“Kita memiliki waktu pengamatan selama 16 menit dengan kondisi cuaca di kawasan Kuta 25-32 derajat celcius dalam kondisi cerah sampai dengan berawan,” jelasnya.

Secara teknis Rudi lalu memaparkan kepada para pejabat Kemenag dan Pengadilan Agama Badung serta Kota Denpasar yang hadir turut menyaksikan di lokasi bahwa Ketinggian secara umum hilal dari horizon yang teramati sekitar 3 derat dalam waktu 14 menit dengan faksi iluminasi 0,14%.

“Jadi cukup tipis dan rendah untuk hari ini. Waktu terbenamnya matahari 18.18 WITA sedangkan bulan terbenam pada pukul 18.34 menit. Jadi kami memiliki waktu pengamatan setelah matahari tenggelam, dan posisi bulan berada di sebelah selatan matahari. Matahari berada di posisi kurang lebih 4 derajat ke arah selatan dengan posisi bulan di atas matahari,” terangnya.

Sedianya penetapan hilal tersebut, jika dapat dilihat dari lokasi saat ini akan ditetapkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Badung.

Dr. Arjiman, M.Pd.I selaku Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali mewakili Kakanwil yang berhalangan hadir di lokasi memberi keterangan kepada pers sesaat setelah pengamatan berakhir, bahwa dirinya akan segera melaporkan hasil rukyatul hilal Kemenag provinsi bali ini kepada pusat.

“Tahun ini kita kembali tidak dapat melihat hilal di Bali. Lokasi ini adalah tempat yang paling baik menurut teman-teman BMKG. Hanya saja kondisi cuaca disaat yang ditunggu tidak mendukung, sama seperti tahun lalu karena posisi hilal tertutup awan tebal,” ujarnya kepada wartawan.

Pelaksanaan rukyatul hilal provinsi Bali sore itu turut disaksikan oleh perwakilan dari MUI provinsi Bali, PWNU Bali, dan Muhammadiyah Bali.

Penulis: Imriatun Muchlisoh
Editor: Dadie W. Prasetyoadi

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »