Monday 20th September 2021,

Sekian Hikmah Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”, Bagaimana yang tak Kenakan Jilbab?

Sekian Hikmah Lagu “Aisyah Istri Rasulullah”, Bagaimana yang tak Kenakan Jilbab?
Share it

ASWAJADEWATA.COM

Viralnya covid-19 sungguh telah menguasai jagat raya. Terutama di media sosial. Dengan berbagai berita, opini, artikel dan lainnya, covid-19 benar-benar viral-mencekam. Tidak ada yang bisa menandingi viralnya covid-19. Sehingga setiap akun medsos di beranda atau histori medsos, semuanya tentang Covid-19.

Namun, akhir-akhir ini, entah sudah berapa hari. Ada konten yang lumayan mampu mengimbangi viralnya Covid-19. Yaitu lagu atau sya’ir yang berjudul “Aisyah Istri Rasulullah”. Lagu ini bisa dikatakan telah mengobati atau meminimalisir ketakutan dan kepanikan masyarakat akan berita Covid-19 di medsos.

Terlepas dari perbedaan pendapat tentang lagu ini. Kita harus lebih melihat hikmah dan manfaatnya. Betapa lagu ini memiliki efek dan energi positif dan inspiratif kepada banyak orang. Mungkin bagi sebagian ada yang tidak mengetahui Sayidah Aisyah istri Rasulullah, karena lagu ini menjadi mengerti.

Atau selama ini mereka hanya mengerti tentang romantisme atau percintaan dari lagu-lagu dan cerita film, atau mengerti tentang kasih sayang dari cerita Romeo Juliet, Hari Valentine atau semacamnya.

Atau mereka yang pahamnya tentang Rasulullah tidak bisa romantis, ternyata setelah tahu lagu ini, mereka menjadi paham bahwa panutan mulia Baginda Rasulullah juga romantis. Atau selama ini tahunya mereka bahwa Islam itu keras, tidak bisa romantis atau so sweet, ternyata setelah tahu lagu ini, mereka menjadi paham tentang Islam yang juga mengajarkan romantisme.

Bahkan kalau kita melihat yang mencover lagu ini, beberapa penyanyi yang awal di video yang lain tidak mengenakan jilbab, karena membawakan lagu ini, dia jadi berjilbab. Ini menunjukkan bahwa mereka ini terinspirasi kemulian Sayidah Aisyah.

Tapi ada yang tetap tidak mengenakan jilbab. Apakah yang menyanyikan lagu ini menjadi haram membawakan lagu ini? Atau nanti dituduh, -dengan bahasa ekstrim- dia menistakan Sayidah Aisyah karena membawakan lagu yang menceritakan Syaidah Aisyah tidak mengenakan jilbab.

Ya, tidak boleh begitu dong. Kita harus ambil positif dan hikmanhnya. Apa positif dan hikmahnya? Yaitu dia telah mengenal Sayidah Aisyah dan Rasulullah, serta dia menyebut nama agung Rasulullah. Artinya dia bersolawat. Orang bersolawat itu berpahala.

Kalo ada yang menyalahkan karena tidak berjilbab. Pertanyaan saya, apakah perempuan (non muslim) yang mau masuk Islam dia mengucapkan dua kalimat syahadat, dia tidak sah masuk Islamnya? Ayo dipikir! (Gus tama)

Penjelasan lengkap di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=bR6ih6vubfI

 

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »