Wednesday 18th September 2019,

Majelis Taklim Adalah Ujung Tombak Penguat Ukhuwah

Majelis Taklim Adalah Ujung Tombak Penguat Ukhuwah

ASWAJADEWATA.COM – Safari Ramadhan Bersama Ketua MUI Provinsi Bali kali ini bertempat di musholla Nurul Hikmah, Lingkungan Pasdalem, Gianyar. Acara dimulai pada pukul 17.00 wita. Acara diawali dengan pembukaan kemudian dikanjutkan dengan sambutan Ketua MUI Kab Gianyar, Ustadz Muhammad Hasyim Asy’ari.

Pria yg juga Rois Syuriyah PCNU Gianyar ini mengucapkan beribu ribu terima kasih atas kehadiran dari para undangan utamanya Komandan Kodim 1616 Gianyar. Bahwasanya kami selalu kemberi bimbingan melalui turun ke Majelis Taklim sejak 7 bulan lalu. Dan selama Ramadhan sudah hampir mengunjungi kantong – kantong ummat Muslim ke seluruh Gianyar.

Juga himbauan khususnya di Kabupaten Gianyar agar tetap menjaga keamanan bersama dalam menyikapi hasil pemilu 2019 nantinya. Karena di medsos dapat kita lihat banyak hal hal yang cukup membuat kita mengerikan.

Komandan Kodim 1616 Gianyar Letkol (Kav) Asep Noer Rakhmat, dua dari kiri

Dilanjutkan dengan sambutan Komandan Kodim 1616 Gianyar, Letkol (Kav) Asep Noer Rakhmat. Beliau menyampaikan rasa bangga karena dapat berkumpul dengan ummat Islam di Gianyar. Kita menyadari bahwa di Bali, ummat islam di bali adalah minoritas.

“Kepada ketua majelis taklim agar menghindari hal hal yang beraifat profokatif yang dapat menimbulkan perpecahan. Dan apabila ada permasalahan silahkan dikoordinsikan dengan Koramil, dan Babinsa. Agar cepat terselesaikan. Dan kerukunan antar ummat beragama dapat terjaga”, ujarnya.

Sambutan ketiga oleh Bapak H. Bambang Santoso selaku mantan Ketua MUI Provinsi Bali. Pria yang terpilih menjadi anggota DPD RI ini menekankan akan kejamaahan dan penguatan ukhuwah. “Meskipun di Bali kita minoritas namun kita tetap bersatu”, tuturnya.

“Hal ini penting karena dapat kita contoh di negara-negara dengan penduduk minoritas muslim. Dengan keterwakilannya ummat islam, di Singapura dapat memberi pengaruh dalam hal keumatan. Bahkan di Vietnam, masjid bisa berdampingan dengan kantor partai komunis. Dan di Srilanka komunitas minoritas muslim mampu menguasai sektor ekonomi bawah”. paparnya lagi.

H. M. Dasir menyampaikan bahwa MUI punya dua tugas, yakni menyatukan intern ummat islam dan ummat lain, serta dimensi spiritual dan sosial.

Pria yang kini menjabat Ketua MUI Provinsi Bali menggantikan H. Bambang Santoso ini juga berpesan diantaranya, “Ummat islam di Gianyar mudah diajak bersatu. Itu patut di syukuri dan sudah banyak kontribusinya dalam mewujudkan keamanan. Dan menjadi bukti antara umaroh, idaroh, dan ummat bersatu dengan ujung tombaknya ialah Majelis taklim yang tersebar. Hindari rasa kecurigaan dengan sesama agar ukhuwah semakin kuat”.

Kemudian acara dilanjutkan dengan buka bersama . Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Majelis – Majelis Taklim se-Kabupaten Gianyar, Komandan Rayon Militer Gianyar, Kapten Hengki Hermansyah, Sekretaris Jendral MUI Provinsi Bali, Bapak H. Kadir Mukaromah,SH. Dan acara yang dihadiri 45 anggota MUI dan undangan ini ditutup dengan foto bersama setelah sholat Maghrib berjamaah. (Agus)

Share yuk ...

Leave A Response


Translate »