Tuesday 26th October 2021,

DPRD Buleleng Apresiasi Metode Penyaluran Bantuan LPBI NU

DPRD Buleleng Apresiasi Metode Penyaluran Bantuan LPBI NU
Share it

ASWAJADEWATA.COM | BULELENG

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, H. Mulyadi Putra, S.Sos M.HI, memuji metode penyaluran bantuan sembako LPBI NU di Desa Pemuteran dan Desa Banyupoh.

Apresiasi ini karena bantuan kepada 1644 KK tersebut menggunakan aplikasi digital adalah hal yang baru.

Baca juga:

LPBI NU Salurkan Paket Bantuan ke 1644 KK di Buleleng

Hal ini ia sampaikan saat meninjau langsung penyaluran tahap akhir di Desa Pemuteran pada Sabtu pagi (27/2).

Menurut kader NU yang sudah tiga periode terpilih sebagai anggota DPRD Buleleng ini, bisa ditiru oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah.

“Ini bagus, efisien, dan potensi penyelewengan bisa diminalisir, karena harus diterima yang bersangkutan dengan scan wajah” terangnya.

Sementara itu, menurut tim pengembangan program Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi (PKMM) Covid 19 LPBI NU, Abdul Karim Abraham menjelaskan beberapa tahapan dalam penyaluran sembako ini.

Sebelum menerima bantuan, calon penerima manfaat akan didata terlebih dahulu oleh tim kelompok kerja (pokja) yang dibentuk di masing masing banjar dinas.

Pokja akan meminta data identitas diri, termasuk foto wajah calon penerima dan diinput menggunakan aplikasi ARCGIS. Kemudian data tersebut digunakan untuk pengambilan sembako, dimana LPBI NU telah menunjuk aplikasi Duit Hape sebagai penyalur yang bekerjasama dengan vendor (toko).

“Jadi penerima tinggal datang ke toko sebagai agen dari Duit Hape, kemudian discan wajah calon penerima, dan memasukan PIN yang sebelumnya sdah diberikan” terangnya.

Untuk diketahui, Program PKMM Covid 19 ini sudah berjalan enam bulan. Selain sembako, juga disalurkan bantuan alat kesehatan, dan kampanye edukasi menghadapi covid 19.

Penulis: Nengah Azmi

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »