Wednesday 04th August 2021,

Empat Alasan Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi di Malam Hari

Empat Alasan Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi di Malam Hari
Share it

ASWAJADEWATA.COM |

Sebagai seorang muslim wajib mengimani terjadinya Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Konsekwensi bagi muslim yang tidak mengimaninya, maka telah keluar dari Islam (murtad). Karena Isra’ Mi’raj termasuk hal yang pokok (ushuliyah) dalam ajaran Islam.

Namun demikian, meski Isra’ Mi’raj merupakan hal yang wajib dipercayai, bukan berarti tidak boleh mempertanyakan tentang kejadian Isra’ Mi’raj. Seorang muslim boleh saja bertanya, misalnya, mengapa Isra’ Mi’raj terjadi di malam hari? Atau bertanya hal lainnya yang terkait dengan Isra’ Mi’raj.

Menjawab pertanyaan mengapa Isra’ Mi’raj terjadi di malam hari, ada empat sebab atau alasan: 1) Malam adalah waktu yang khusus dan istimewa, 2) Difardhukannya shalat pada malam hari, 3) Lebih kuat keimanan seorang mukmin akan hal ghaib, 4) Malam adalah waktu berkumpulnya para kekasih Allah.

Al Hafizh Assuyuthi dalam Kitab Al-Isra` wal-Mi’raj pada halaman 41 menulis:

الخامسة قال ابن المنير إنما كان الاسراء ليلا لأنه وقت الخلوة والاختصاص عرفا ولأنه وقت الصلاة التي كانت مفروضة عليه في قوله تعالى قم الليل وليكون أبلغ للمؤمن في الايمان بالغيب وفتنة للكافر ولأن الليل محل الاجتماع بالأحباب

“Kelima, Ibnul Munir berkata: Sesungguhnya terjadinya Isra’ pada malam hari dikarenakan biasanya malam adalah waktu khalwat dan waktu pengkhususan, dan dikarenakan waktu malam adalah waktu shalat yang difardhukan kepada beliau dalam firman-Nya “qumil laila” Bangunlah (untuk sholat) di malam hari . Dan agar menjadi lebih sangat untuk orang mukmin didalam mengimani perkara ghaib dan menjadi fitnah untuk orang kafir. Dan karena malam adalah waktu berkumpulnya para kekasih. (pissktb)

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »