Friday 27th November 2020,

Komang Sri Marheni: Pesantren Sebagai Laboratorium Perdamaian

Komang Sri Marheni: Pesantren Sebagai Laboratorium Perdamaian
Share it

ASWAJADEWATA.COM | Peringatan Hari Santri Nasional 2019 di Kota Denpasar berhasil mengumpulkan ribuan bahkan mendekati angka 20 ribu massa berasal dari kalangan Nahdliyin menurut perhitungan pihak Kemenag Kota Denpasar yang dimuat di web resminya (22/10).

Warga yang hadir membanjiri lapangan timur Bajra Sandhi Renon Denpasar itu bukan hanya dari kalangan santri aktif saja, melainkan juga kalangan NU dari segala usia. Mereka tergerak untuk hadir karena merasa punya ikatan emosional dengan ditetapkannya Fatwa Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari sebagai Hari Santri Nasional 4 tahun lalu oleh Presiden Jokowi.

Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si. selaku Kepala Kantor kemenag Kota Denpasar dalam sambutannya sebelum melepas rombongan kirab santri dari berbagai pesantren, sekolah dan TPQ se-kota Denpasar mengapresiasi peringatan Hari Santri 2019 yg semakin semarak.

“Besarnya peran pesantren dalam menegakkan NKRI pada awal kemerdekaan dan semangat juangnya semoga terus bergelora dalam mengisi kemerdekaan,” ujarnya.

Beliau juga berharap pesantren ke depan dapat bergandeng tangan dalam  meningkatkan kualitas pendidikan lndonesia sehingga tercipta generasi yang unggul, kompetitif, berakhlak mulia dan berperan aktif terkait peran pesantren sebagai laboratorium perdamaian. Hal ini sesuai dengan tema Hari Santri 2019 yaitu “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia”. (dad)

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »