Wednesday 21st April 2021,

Tanamkan Budaya Membaca, Redaktur LTN Ajak FPM ke Taman Baca

Tanamkan Budaya Membaca, Redaktur LTN Ajak FPM ke Taman Baca
Share it

ASWAJADEWATA.COM | BALI

Menulis Tanpa Membaca itu Omong Kosong,” setidaknya itulah yang pernah disampaikan oleh Kang Muhlisin, Founder Forum Penulis Mahasiswa STAI Denpasar Bali. Menurutnya, jika hanya menulis namun tidak pernah membaca maka tulisannya akan sempit, membosankan dan banyak mengarang. Seseorang bahkan tidak bisa membandingkan mana tulisan yang baik, yang layak di publikasikan ataupun sebaliknya jika tidak pernah membaca.

Muhammad Muhlisin, Redaktur LTNNU Bali (kiri)

Dalam rangka mengenalkan para anggota FPM dengan bacaan, hari ini (25/12) pembina FPM, Muhammad Muhlisin mengajak para redaktur FPM mengunjungi taman baca di Jalan Sedap Malam, Kesiman, Sanur, Denpasar, Bali. Dalam acara tersebut, dihadiri sejumlah anggota FPM baik yang senior maupun junior dan tak ketinggalan anggota baru dari semester satu.

Agenda utama pertemuan FPM hari ini sebenarnya adalah membahas materi tentang jurnalistik. Yaitu bagaimana membuat sebuah berita yang dikemas dalam angled atau kacamata yang positif dan bermanfaat. Khususnya berita tentang kampus, karena FPM adalah media internal kampus.

Untuk menunjang penulisan berita, maka seorang jurnalis harus banyak-banyak membaca. Membaca akan membuat sesorang menambah wawasan, kecerdasan dan kepekaan terhadap suatu hal. Dengan membaca juga dapat membuat tulisan menjadi lebih kaya, lebih hidup dan lebih bermakna.

Dengan acara ini, pria yang juga aktif di LTN PWNU Bali berharap, “agar kelak para anggota FPM dapat lebih banyak membaca dan dapat menulis sebuah tulisan yang baik, benar dan bermanfaat untuk masyarakat.” Tandasnya.

Reportase: Dadie W Prasetyoadi
Foto: FPM
Editor: Karim Abraham

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »