Tuesday 26th January 2021,

Sekilas Balik, 2020 Tahun Ujian Bagi Seluruh Umat Manusia

Sekilas Balik, 2020 Tahun Ujian Bagi Seluruh Umat Manusia
Share it

ASWAJADEWATA.COM |

Oleh: Dadie W. Prasetyoadi

Pergantian tahun sebentar lagi tiba. Tidak seperti momen serupa di tahun-tahun sebelumnya, malam tahun baru kali ini sepertinya bakal jadi salah satu malam yang susah untuk dilupakan oleh umat manusia sejagat.

Bukan karena acara spektakuler yang digelar, atau gemerlap kembang api yang menghiasi langit di setiap kota, namun justru sebaliknya. Keharusan untuk menghindari kerumunan dan mengurangi kontak fisik memaksa seluruh penduduk bumi untuk rela mengurungkan keinginan merayakan momen spesial ini dengan cara yang terasa janggal dan tak biasa, yaitu stay at home atau tetap di rumah saja.

Bahkan tren mengganasnya penyebaran pandemi saat ini di dunia memunculkan klaster-klaster di lingkungan terkecil masyarakat seperti keluarga. Anjuran tetap memakai masker di dalam rumah bagi warganya dikeluarkan oleh beberapa pemerintah daerah di Indonesia, sebagai upaya mencegah penularan. Rumah Sakit rujukan covid 19 juga mulai menyatakan siaga level tinggi mengantisipasi lonjakan pasien. Warga masyarakat yang tergolong Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dinyatakan lewat tes Swab PCR dan Rapid Antigen positif terpapar covid 19 diminta melakukan Isolasi Mandiri di rumah masing-masing, guna mencegah over kapasitas ruang perawatan karantina yang tersedia.

Terlepas dari semua kenyataan yang harus dihadapi tersebut, mau tak mau setiap kita akhirnya harus belajar memahami bagaimana cara alam menjaga kelangsungannya, untuk bertahan dari kehancuran akibat ulah manusia sebagai makhluk penguasa.

Dibalik semua tragedi yang dirasakan sepanjang tahun 2020, pelajaran sangat berharga diberikan alam kepada kita manusia. Dari mulai mengatasi rasa panik, menerima kehilangan anggota keluarga yang jadi korban, kepedulian atas pola hidup sehat, tumbuhnya empati dan simpati antar sesama, hingga begitu berharganya nilai arti sebuah keluarga.

Setelah 12 bulan dari Desember 2019 lalu, saat pertama kali diberitakannya kasus korban covid 19 di negeri China. Menjadi sebuah rentang waktu yang panjang dirasakan. Semua aspek kehidupan seolah bergulir tanpa bisa diterka oleh otak manusia. Alam terkesan menjalankan hukumnya, tanpa sesuatu pun kuasa untuk mencegahnya. Manusia dipaksa menyesuaikan pola kerja alam ini. Segala usaha, pikiran, juga teknologi buatan manusia dikerahkan habis-habisan mengatasinya tanpa hasil yang berarti. Sampai akhirnya vaksin anti covid 19 dinyatakan telah siap disuntikkan mulai akhir tahun ini di beberapa negara dunia. Pemerintah Indonesia juga mengumumkan ketersediaannya bagi seluruh masyarakat di awal 2021 nanti. Kabar tersebut menumbuhkan semangat dan harapan untuk tetap optimis menatap ke depan.

Meski begitu, banyak pula hal baik muncul tanpa disadari dirasakan oleh manusia. Berhentinya aktivitas pekerjaan, sekolah, dan semua kegiatan komunal membuat setiap individu lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekatnya seperti keluarga. Keterbatasan materi dalam kondisi sulit memaksa manusia bersimpuh memohon rahmat dan ampunan Tuhan. Bisikan doa malam disertai tangis ramai terdengar di langit berusaha memelas belas kasih Nya. Lalu, hal yang paling sulit dilakukan manusia, yaitu mengakui kelemahan dan kesalahan di hadapan Tuhannya menjadi mudah dilakukan.

Pandemi Covid 19 mengantar manusia memasuki era baru dalam sejarah kehidupan. Tak mungkin bisa sama seperti sebelumnya, walau nantinya bisa kembali normal seperti harapan kita semua. Seleksi alam ini mengajarkan kita semua bahwa tak ada rencana dan kuasa senyata milik Tuhan sang pencipta alam semesta.

Sepertinya bukan tidak mungkin malam pergantian tahun 2020/2021 menjadi satu-satunya malam tahun baru yang pernah dilewati dengan banjir lantunan doa umat manusia. Memohon keselamatan dan ridho sang Khaliq, untuk dapat menjalani  kehidupan baru dengan lebih baik di bumi milik Nya.

Semoga Allah Swt berkenan mengabulkan doa kita semua…

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »