Tuesday 03rd August 2021,

Kiai Azaim, Memetik Hikmah di Balik Wabah Corona

Kiai Azaim, Memetik Hikmah di Balik Wabah Corona
Share it

ASWAJADEWATA.COM

Dalam video yang tersebar, termasuk yang terposting di akun fb Aswaja Dewata, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy memberi pencerahan tentang sikap kita yang tengah tak berdaya dalam kondisi menyebarnya Corona atau Covid-19.

Sebagai umat muslim, Kiai Azaim memberi nasihat agar memperkuat i’tiqad atau keimanan kepada Allah. Dengan harapan, Allah segera memberi pertolongan kepada kita dalam kondisi ini. “Kaum muslimin dalam kondisi terdesak, lemah, tidak berdaya, maka kekuatannya adalah i’tiqad. Kalau i’tiqadnya bagus, imannya bagus, maka nashrun minallah wa fathun qarib” nasihatnya.

Jika Covid-19 ini merupakan wabah yang menimpa manusia sebagai teguran dari Allah, maka kita harus memperbanyak istighfar. Terlebih juga harus merenungkan peristiwa ini agar memperoleh hikmah dan pelajaran bagi kita.

Kiai Azaim menyampaikan, “Kalau ini wabah maka kita banyak istighfar kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Karena ini teguran untuk kita, lalainya kita, lengahnya kita, sehingga kita dapat renungkan hikmah-hikmah di balik peristiwa ini. Mungkin kita selama ini kurang bersilaturrahim, sehingga ditegur dengan terputusnya silaturrahim. Mau salaman saja bingung. Banyak hikmah pelajarannya”.

Semoga peristiwa ini segera berakhir dengan pertolongan yang diizinkan oleh Allah. Entah apa atau siapa yang dikehendaki oleh Allah sebagai penolong untuk mengakhiri musibah ini. Tetapi yang pasti kita harus melakukan ikhtiar seraya merenung.

Sebagaimana Kiai Azaim menyatakan, “Tidak ada yang bisa memberikan pertolongan kecuali man adzina lah. Ini yang kita tunggu. Siapa man adzina lah?  Doakah? Obatkah yang secara ikhtiar lakukan? upaya-upaya fisik (jaga jarak)? istighfar, penyesalan atau Ratibul Haddad, burdah dan semacamnya?”

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kiai Azaim juga menyampaikan, “Apakah kondisi semacam ini, saat sekarang ini, fenomenanya adalah wabah musibah ataukah -menurut informasi- adalah perang kimia atau senjata kimia? Kita tidak bisa memastikan. Kalau ini perang senjata kimia, betapa zhalimnya pelaku kerusakan ini” (Gmt)

 

 

Like this Article? Share it!

Leave A Response

Translate »